Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Anies Oh Anies, Berani-beraninya Samakan Formula E dengan MotoGP, Kan Kena Sentil

Anies Oh Anies, Berani-beraninya Samakan Formula E dengan MotoGP, Kan Kena Sentil Kredit Foto: Twitter/Anies Baswedan
Warta Ekonomi, Jakarta -

Direktur Eksekutif Centre for Youth and Population Research (CYPR) Dedek Prayudi menyoroti klaim Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan terkait Formula E.

Sebelumnya, Anies Baswesan mengungkap alasan Formula E tidak ada di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) DKI Jakarta layaknya gelaran MotoGP.

Menurut Dedek, Formula E memang sejak awal dicurigai merupakan program yang bermasalah.

Baca Juga: Lelang Tender Formula E Gagal, PSI Langsung Melakukan Tugasnya, Mas Anies Mohon Siap-siap!

"Formula E itu sudah bermasalah sejak hulu hingga hilir. Persoalan Formula E tidak ada di RPJMD, itu soal hulu," ujar Dedek kepada GenPI.co, Selasa (25/1).

Selain itu, Gubernur Anies mengatakan Formula E layaknya gelaran MotoGP, yang mana tidak ada di RPJMN.

Dedek lantas menganggap meski disangkutpautkan dengan MotoGP, kondisi itu tidak akan sama.

"Ya, kalau sekadar mau cari cantolannya bisa diada-adakan, bisa dicantol-cantoli. Sudah cantol-cantoli pun juga gak ketemu kok," jelasnya.

Sementara itu, Dedek menyinggung soal kegiatan lomba ikan hias di Kepulauan Seribu dan pertunjukan budaya baru.

Menurut dia, hal itu juga bisa masuk kategori kegiatan yang tidak masuk ke RPJMD DKI Jakarta.

Namun, berbeda hal ketika membahas Formula E, yang mana anggarannya sangat besar.

"Jadi, itu pun yang kedua masuknya ke tujuan pelestarian budaya," imbuhnya.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Editor: Rosmayanti

Tag Terkait:

Bagikan Artikel:

Video Pilihan