Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Menantu Luhut Jadi Pangkostrad, Pengamat Blak-blakan Sebut Dipersiapkan untuk Posisi Penting Ini!

Menantu Luhut Jadi Pangkostrad, Pengamat Blak-blakan Sebut Dipersiapkan untuk Posisi Penting Ini! Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando EMaS membongkar manuver cerdas Mayor Jenderal Maruli Simanjuntak setelah diangkat sebagai Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad).

Diketahui, Maruli merupakan menantu dari Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Fernando menduga, Maruli sedang dipersiapkan untuk menjadi pemimpin TNI pada masa depan.

"Saya melihat sampai saat ini Maruli memang dipersiapkan untuk menempati posisi KASAD," kata Fernando dilansir dari GenPI.co, Senin (24/1).

Menurutnya, dengan menjadi KASAD, langkah Maruli untuk menempati posisi panglima TNI akan semakin terbuka.

Meskipun demikian, Fernando menyebut Maruli memang tak serta-merta bisa berada di posisi tersebut.

Baca Juga: Waduh... Luhut Tegas Banget Soal Ini Sampai Minta Jangan Ada Diskusi Lagi, Mohon Disimak!

Sebab, peluangnya untuk menempati posisi panglima tentu tetap akan melihat konstelasi politik setelah masa pemerintahan Jokowi berakhir.

Lebih lanjut, Fernando berharap Kostrad bisa semakin baik di bawah kepemimpinan Maruli.

Pengamat ini mengatakan Maruli punya pengalaman yang baik sebelum duduk di posisi tersebut, salah satunya pernah memimpin Pasukan Pengaman Presiden.

"Diharapkan Maruli akan mampu dan menorehkan prestasi ketika memimpin Kostrad," katanya.

Fernando berharap dibawah Komando Maruli, Kostrad akan mampu menjaga pertahanan Indonesia, terutama dalam menyelesaikan persoalan-persoalan stabilitas yang dilakukan oleh kelompok bersenjata.(*)

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Editor: Bayu Muhardianto

Bagikan Artikel:

Video Pilihan