Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

‘Tunjuk Hidung Jokowi’, Nicho Silalahi: Apakah Pembohong Seperti Ini Masih Layak Memimpin?

‘Tunjuk Hidung Jokowi’, Nicho Silalahi: Apakah Pembohong Seperti Ini Masih Layak Memimpin? Kredit Foto: Twitter/Nicho Silalahi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pegiat media sosial Nicho Silalahi mengkritik keras Presiden Joko Widodo terkait pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) dari DKI Jakarta  ke Pulau Kalimantan.

Nicho geram, lantaran ongkos pemindahan Ibu Kota itu  ternyata masih membutuhkan sokongan dana dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Padahal, presiden Jokowi sebelumnya sudah berjanji tidak bakal mengutak atik anggaran negara demi mega proyek yang ia gagas tersebut.

Merasa Jokowi ingkar janji soal ongkos pemindahan Ibu Kota Negara itu, Nicho lantas menyebut Jokowi sebagai pembohong.

Baca Juga: Jokowi Pilih Ahok Jadi Kepala Otoritaria IKN, Ini Alasannya

“Dengan diralat janjinya maka itu membuktikan bahwa @jokowi dengan sadar tanpa paksaan dari pihak manapun dan secara sah meyakinkan telah melakukan ‘PEMBOHONG TERHADAP PUBLIK’. Apakah PEMBOHONG seperti ini masih layak memimpin?,” kata Nicho di akun twitternya Senin (24/1/2022). 

Dengan kebijakan yang dinilai plin plan itu, Nicho kemudian mengatakan, hal ini mengkonfirmasi bahwa selama ini, orang-orang di Istana Kepresidenan adalah produsen berita bohong alias hoax.

“Ini menjadi fakta bahwa Istana lah ‘SARANG HOAK’,” tegasnya.

Adapun Jokowi, pada Mei 2019 lalu tegas mengatakan, pemerintah tidak akan mengatakan pemindahan Ibu Kota Negara tidak akan membebankan APBN, dia mengaku telah meminta jajarannya untuk mencari jalan keluar terkait hal ini.

Kekinian, omongan lawas Kepala Negara itu kembali diungkit-ungkit sejumlah pihak setelah pemerintah mengatakan, bahwa mayoritas dana untuk membangun IKN Nunsantara berasal dari uang APBN.

 “Artinya anggaran, kita siap menjalankan keputusan ini, tetapi saya sampaikan ke Menkeu (Sri Mulyani) tidak membebankan APBN, cari skema agar APBN tidak terbebani,” kata Jokowi di Istana Negara pada Mei 2019 lalu.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Populis. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Populis.

Editor: Rosmayanti

Bagikan Artikel:

Video Pilihan