Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Nah Loh.. KPK Ungkap Hakim PN Surabaya Doyan Main Perkara

Nah Loh.. KPK Ungkap Hakim PN Surabaya Doyan Main Perkara Kredit Foto: Antara
Warta Ekonomi, Jakarta -

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga bahwa tersangka hakim Itong Isnaini Hidayat (IIH) kerap memainkan pengurusan perkara di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Lembaga antirasuah itu mengaku akan mendalami dugaan penerimaan dana yang diterima tersangka yang dimaksud.

"KPK menduga tersangka IIH juga menerima pemberian lain dari pihak-pihak yang berperkara di Pengadilan Negeri Surabaya dan hal ini akan didalami lebih lanjut oleh tim penyidik," kata Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolangi, di Jakarta, Jumat (21/1).

KPK sangat prihatin dengan masih terjadinya tindak pidana korupsi, terlebih melibatkan seorang hakim dan panitera pengadilan yang notabene seorang aparat penegak hukum. Nawawi mengatakan, mereka seharusnya menjadi pilar utama dalam menyangga supremasi hukum pemberantasan korupsi dan menjadi contoh warga negara yang taat hukum dan tidak melakukan tindak pidana.

Nawawi mengingatkan, setiap pihak memiliki peran dalam pemberantasan korupsi, termasuk lembaga yudikatif. Dia mengatakan, mereka berperan dalam melaksanakan proses peradilan yang bebas dari korupsi.

"Demikian juga partai politik, juga harus bebas dan bersih dari korupsi," katanya.

Hakim Itong sempat tidak terima dengan status tersangka yang ditetapkan KPK terhadapnya. Penolakan itu disampaikan di tengah-tengah konferensi pers penetapan tersangka oleh KPK.

"Saya tidak pernah menjanjikan apa pun. Itu omong kosong," teriak Itong memotong kegiatan penetapan dirinya sebagai tersangka di Jakarta, Kamis (20/1) malam.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Editor: Ferry Hidayat

Bagikan Artikel:

Video Pilihan