Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Riset Italia: Sputnik V Lebih Ampuh Hadapi Omicron Dibanding Pfizer

Riset Italia: Sputnik V Lebih Ampuh Hadapi Omicron Dibanding Pfizer Kredit Foto: AFP/Getty Image/Fethi Belaid
Warta Ekonomi, Moskow -

Rusia kembali menegaskan keampuhan vaksin buatan mereka dalam menangkal infeksi virus Corona varian terbaru, Omicron.

Dalam briefing virtualnya, Kamis malam (20/1/2022), Institut Penelitian Epidemiologi dan Mikrobiologi Gamaleya dan Microbiology and the Russian Direct Investment Fund (RDIF) menunjukkan bahwa dua dosis Sputnik V jauh lebih ampuh menangkal infeksi Omicron dibandingkan dengan dua dosis Pfizer.

Baca Juga: Putin Harap WHO Cepat Menyetujui Vaksin Sputnik V: Kami Mau Perluas...

"Sebuah penelitian telah menemukan bahwa dua dosis Sputnik V memberikan antibodi penawar virus dua kali lebih tinggi terhadap varian Omicron dari Covid-19 dibandingkan dengan dua dosis vaksin Pfizer," jelas Kepala RDIF Kirill Dmitriev dalam briefing virtualnya.

Ini merupakan hasil penilitian yang dilakukan di Institut Spallanzani Italia pada kelompok individu yang divaksinasi dengan Sputnik V dan Pfizer.

"Studi bersama oleh Gamaleya Center dan Spallanzani Institute mengkonfirmasi hasil yang diperoleh dalam studi terpisah kami yang diterbitkan pada Desember 2021," terang Dmitriev.

Direktur Pusat Gamaleya Alexander Gintsburg menambahkan, data ilmiah yang kuat membuktikan Sputnik V memiliki kemampuan menetralkan virus yang lebih tinggi terhadap Omicron dibandingkan dengan vaksin lain.

"Ini menunjukkan bahwa Sputnik V dapat memainkan peran utama dalam perang global melawan varian baru yang menular ini," tegas Gintsburg.

Dengan melihat hasil riset tersebut, Gamaleya dan RDIF mencatat bahwa suntikan tambahan atau booster dengan Sputnik Light merupakan pilihan yang jauh lebih menguntungkan di tengah kemanjuran booster vaksin mRNA yang dinilai lebih rendah kekuatannga terhadap Omicron. 

"Perpaduan antara vaksin jenis adenoviral dan mRNA dapat memberikan perlindungan yang lebih kuat terhadap Omicron dan varian lainnya," ujar Gintsburg dengan semangat.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Rakyat Merdeka. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Rakyat Merdeka.

Editor: Muhammad Syahrianto

Bagikan Artikel:

Video Pilihan