Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Giring PSI Kena Batunya Gegara Serang Anies Baswedan, Disebut Receh dan Miskin Gagasan

Giring PSI Kena Batunya Gegara Serang Anies Baswedan, Disebut Receh dan Miskin Gagasan Kredit Foto: Instagram/Giring Ganesha
Warta Ekonomi, Jakarta -

Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftahul menyayangkan sikap Ketua Umum PSI Giring Ganesha yang kerap menyindir Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Pasalnya, menurut Adib Miftahul, sikap tersebut tidak menunjukan Giring Ganesha cukup kredibel menjabat sebagai ketua umum partai politik.

"Lagi pula, selama ini isu yang Giring mainkan juga hanya isu yang receh. Dia juga seperti enggak punya gagasan politik dan lebih mirip netizen," ujar Adib Miftahul kepada GenPI.co, Kamis (20/1).

Baca Juga: Prediksi Kans Anies Baswedan Bertarung di Pilpres 2024, Arief Poyuono: Pasti Nyungsep

Tidak hanya itu, menurut Adib Miftahul, Giring juga kerap membawa narasi yang dinilai tidak menunjukan diri sebagai sosok politikus.

"Hanya saling menyindir dan memberikan ungkapan yang jauh dari sosok politikus," tuturnya.

Namun, Adib Miftahul menilai, apa yang dilakukan Giring merupakan upaya yang cukup cerdas.

Pasalnya, hal tersebut secara efektif menggerakan massa partainya.

"Giring juga harus mengontrol anak-anak muda yang menjadi oposisi bagi Anies. Dia harus punya sparing partner atau musuh yang baik untuk semakin dikenal," jelas Adib Miftahul.

Menurut Adib Miftahul, Anies Baswedan memang layak dijadikan musuh oleh PSI.

Pasalnya, sosok Anies Baswedan terlalu seksi dan bisa membuat nama Giring melambung tinggi jika berhasil dikalahkan.

"Dia memang harus mencari ‘musuh’, yang paling seksi ya memang Anies. Enggak mungkin PSI menyerang Ganjar. Oleh karena itu, Anies yang diserang," ujarnya.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Editor: Rosmayanti

Bagikan Artikel:

Video Pilihan