Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Eng Ing Eng, Gibran Rakabuming Dapat Restu untuk Maju di Pilkada...

Eng Ing Eng, Gibran Rakabuming Dapat Restu untuk Maju di Pilkada... Kredit Foto: Instagram/Gibran Rakabuming Raka
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ketua DPD PDIP Jawa Tengah Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul, mengatakan tak masalah Gibran Rakabuming Raka maju pada Pilkada Jateng.

"Boleh boleh saja (survei)," kata Bambang Pacul di Solo, Kamis (20/1).

Baca Juga: Eng Ing Eng, Mahfud MD Buka-Bukaan, Sebut Panglima TNI,Menhan, Sampai Presiden Akan Pidanakan...

Dia mengatakan, sesuai dengan aturan maka siapa pun boleh mencalonkan, dipilih, maupun memilih pada pelaksanaan pilkada.

"Namun di situ kan ada aturan tambahannya, misalnya UU Pilkada harus didukung minimal 20 persen dari partai maupun gabungan partai," ujarnya.

Menurut Bambang, bukan perkara sulit untuk memenangkan calon kepala daerah yang diusung PDIP. Pasalnya, Jawa Tengah merupakan basis banteng.

"Selama ada rekomendasi dari ketua umum, ya bisa saja. kami ini tegak lurus pada perintah ketum," bebernya.

Dia berpendapat untuk memilih pemimpin maka harus dilihat rekam jejak yang bersangkutan.

"Kalau TNI, Polri itu kan sistemnya terlihat jelas. Namun melihat track record (rekam jejak) seseorang kan gampang. Di situ akan muncul tiga hal, yakni integritas, kompetensi, dan kapasitas," jelasnya.

Menurut dia, kapasitas seseorang akan terlihat bagaimana orang tersebut menghadapi sebuah masalah. Termasuk mengenai survei, dikatakannya, hanya sebatas persepsi dan bersifat dinamis.

Baca Juga: Jeng Jeng, Ini Dia Bocoran dari Jokowi Soal Calon yang Akan Pimpin Ibu Kota Baru

"Akan bergerak dari waktu ke waktu, nggak ada survei yang cocok banget, pertempuran darat itu sangat keras," ucapnya.

Sebelumnya, pada hasil survei Charta Politika Indonesia yang beredar di sejumlah media sosial beberapa waktu lalu menempatkan Gibran Rakabuming di posisi teratas untuk elektabilitas tokoh di Jawa Tengah

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Editor: Adrial Akbar

Bagikan Artikel:

Video Pilihan