Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Omongan Luhut Nggak Main-main, Semuanya Mending Patuh Deh! Jenderal dan Tukang Becak Ikut Disebut!

Omongan Luhut Nggak Main-main, Semuanya Mending Patuh Deh! Jenderal dan Tukang Becak Ikut Disebut! Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Kordinator Bidang Kemaritiman dan investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan virus COVID-19 varian Omicron yang telah ada di Indonesia adalah musuh bersama. 

"Omicron adalah musuh bersama, jadi jangan ada mempermasalahkan omicron karena bicara omicron tidak ada pangkat, tidak ada jenderal, tidak ada kopral, tukang becak semua sama," ujar Luhut saat menghadiri acara Kick Off Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (GERNA BBI) 2022 di Jambi, Rabu 19 Januari 2022.

Luhut mengatakan, terkait sebaran virus varian omicron angkanya sudah lebih dari seribu, sehingga ia mengimbau agar jangan ke luar negeri dulu kalau tidak penting amat. 

Baca Juga: Direktur LKAB Bongkar Luhut Binsar Pandjaitan, Ya Ampun Pak Jokowi Dibawa-bawa

"Saya mengimbau seluruh Masyarakat Indonesia dan pihak-pihak intansi publik. Omicron itu terbanyak dari luar negeri jadi apa yang disampaikan Presiden Joko Widodo kepada saya, jadi saya sampaikan kepada publik," jelasnya.

Tidak sampai di situ, ia juga baru mendapat laporan dari pusat bahwa banyak yang datang dari luar negeri ke Indonesia yang merupakan satu kelompok, satu kloter dan itu sudah 44 persen semua kena omicron atau COVID-19. 

"Saya sampaikan lagi, semua harus kompak agar diupayakan dulu jangan ke luar negeri," terangnya. 

Luhut juga menegaskan terkait omicron harus kompak dan selalu patuhi semua peraturan pemerintah jika mau masih hidup dan jika masih tidak mau hidup ya sudah silahkan langgar.

Baca Juga: Amburadul! Kabinet Indonesia Maju Kacau, Pengamat Lihat Luhut Terkesan 'Lawan' Jokowi

"Saya sudah sampaikan semua itu kepada Gubernur dan wakil Gubernur beserta Bupati dan wakil bupati, Wali Kota, jadi jika mau hidup silahkan ikuti aturan," katanya.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Viva. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Viva.

Editor: Bayu Muhardianto

Bagikan Artikel:

Video Pilihan