Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Ya Ampun... Heru Hidayat Lolos dari Hukuman Mati, Vonis Hakim Dinilai Keliru! Ternyata Oh Ternyata

Ya Ampun... Heru Hidayat Lolos dari Hukuman Mati, Vonis Hakim Dinilai Keliru! Ternyata Oh Ternyata Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi -

Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) menyatakan majelis hakim Tipikor keliru memvonis nihil terdakwa kasus Asabri Heru Hidayat. Sebab dalam perkara lain yaitu kasus korupsi Asuransi Jiwasraya telah divonis seumur hidup dan telah incracht.

"MAKI menghormati putusan tersebut namun tetap menyatakan kecewa atas putusan tersebut karena tidak mencerminkan rasa keadilan masyarakat," kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman, Rabu (19/1/2022).

Semestinya Hakim, kata Boyamin,  jika tidak memberi hukuman mati sesuai tuntutan Jaksa maka semestinya tetap memberikan hukuman seumur hidup atau hukuman seumur hidup secara bersyarat. Yaitu jika hukuman penjara seumur hidup dalam perkara Jiwasraya bebas  atau berkurang oleh upaya Peninjauan Kembali atau dapat Grasi maka hukuman seumur hidup dalam perkara Asabri akan tetap berlaku dan Heru Hidayat tetap menjalani penjara seumur hidup.

Baca Juga: Sudah Diingatkan Jangan Kaget... Duarrr! Heru Hidayat Berhasil Lolos dari Hukuman Mati

Menurutnya, berdasar Pasal 193 ayat (1)  KUHAP, jika hakim menyatakan Terdakwa bersalah maka Terdakwa dijatuhi hukuman pidana. Tidak boleh nihio karena hukuman sebelumnya dalam kasus Jiwasraya adalah seumur hidup dan bukan penjara dalam hitungan maksimal 20 tahun. Hukuman nihil hanya berlaku di perkara penjara terhitung yaitu 1 hari hingga maksimal 20 tahun.

"Putusan kemarin menyatakan perbuatan Terdakwa Heru Hidayat terbukti, maka mestinya dipidana dan bukan nihil. Bisa Seumur Hidup atau mati," kata Boyamin.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Akurat. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Akurat.

Editor: Bayu Muhardianto

Bagikan Artikel:

Video Pilihan