Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Sesalkan Cara Gus Arya, Politikus PDIP: Nggak Muat Nanti Sel Kantor Polisi

Sesalkan Cara Gus Arya, Politikus PDIP: Nggak Muat Nanti Sel Kantor Polisi Kredit Foto: Instagram/Kapitra Ampera
Warta Ekonomi, Jakarta -

Politikus PDI Perjuangan Kapitra Ampera menanggapi persoalan Nofi Faryanto alias Gus Arya mendadak viral di Twitter yang diduga menantang keberadaan Allah. Kapitra mengatakan, masyarakat harus memiliki kesadaran bahwa tidak boleh menyinggung atau menghina hal yang paling personal dalam diri seseorang, seperti agama.

"Harus juga ada kesadaran dari masyarakat, kalau mau cari terkenal jangan menginjak begini, menari di atas hal-hal yang menjadi keyakinan orang karena republik ini didirikan, kan, untuk kebersamaan," kata Kapitra belum lama ini, melansir JPNN.com, Rabu (19/1).

Baca Juga: Novel Bamukmin Geram dengan Ulah Gus Arya: Pengecut, Langsung ke Tahanan... Banyak Tempat Duel!

Menurut dia, harus ada solusi jitu untuk menghentikan permasalahan seputar penistaan atau penghinaan terhadap agama di media sosial yang kerap selalu bermunculan. "Ini enggak akan pernah selesai yah, carut-marut dunia maya ini tetap saja tidak akan pernah selesai," ujar Kapitra.

"Seharusnya, kan, ada regulasi yang mengatur cara berkomunikasi di dunia maya karena kalau enggak, itu enggak akan muat itu sel kantor polisi," sambung Kapitra.

Sebelumnya, sosok Nofi Faryanto alias Gus Arya mendadak viral di Twitter, bahkan tagar tangkap Gus Arya menjadi trending di Twitter. Gus Arya menjadi viral karena beredar potongan video dirinya menantang keberadaan Allah.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan JPNN.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab JPNN.com.

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Bagikan Artikel:

Video Pilihan