Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Jika Ibu Kota Pindah, Jakarta Bakal Jadi Pusat Perekonomian Kata Wagub DKI

Jika Ibu Kota Pindah, Jakarta Bakal Jadi Pusat Perekonomian Kata Wagub DKI Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, mengatakan, pemindahan transisi ibu kota Indonesia ke Kalimantan Timur dari Jakarta akan diupayakan berjalan aman. Menurutnya, setelah tidak menjadi ibu kota, Jakarta tetap akan diupayakan menjadi kota yang nyaman dan lebih baik.

“Kita meyakini Jakarta akan menjadi pusat perekonomian, pendidikan dan kesehatan. Kami pastikan proses transisi pemindahan dari Jakarta berjalan dengan aman ya,” kata Riza saat ditemui di Balai Kota, Selasa (18/1).

Untuk mencapa itu, lanjutnya, perlu dukungan dan kerja sama dari banyak pihak. Khusus revisi UU Kekhususan, kata Riza, hal itu akan dikakukan setelah RUU IKN tahap selanjutnya selesai. Pemprov berharap, Jakarta tetap bisa menjadi daerah istimewa dengan kekhususan tertentu.

“Tentu kita akan bahas, kita akan mengusulkan dengan tidak menjadi ibu kota kita berharap Jakarta tetap bisa menjadi derah istimewa,” tuturnya.

Sebelumnya, Panitia khusus (Pansus) bersama pemerintah telah menyelesaikan pembahasan rancangan undang-undang Ibu Kota Negara (RUU IKN). Pengambilan keputusan tingkat I dilakukan pada Selasa (18/1/2022) pukul 03.16 WIB.

"Saya meminta persetujuan pada semua, apakah rancangan undang-undang ini, Rancangaj Undang-Undang Ibu Kota Negara yang sudah kita bahas dapat kita setujui dan dapat kita proses lebih lanjut sesuai dengan peraturan DPR RI untuk dilanjutkan pada tahap pembicaraan tingkat II, apakah dapat disetujui?" tanya Ketua Pansus RUU IKN Ahmad Doli Kurnia Tandjung dijawab setuju oleh anggota Pansus, Selasa (18/1/2022) dini hari.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Editor: Ferry Hidayat

Bagikan Artikel:

Video Pilihan