Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Soroti Sindiran Berkelas Anies Baswedan, Pengamat Kilas Balik Pilpres 2014: Rendahkan Nilai Politik

Soroti Sindiran Berkelas Anies Baswedan, Pengamat Kilas Balik Pilpres 2014: Rendahkan Nilai Politik Kredit Foto: GenPI
Warta Ekonomi -

Pengamat politik Zaki Mubarak menyoroti sindiran Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang dinilai berkelas.

Seperti diketahui, Anies menyindir Ketum PSI Giring Ganesha dengan menunjukkan kekagumannya terhadap Band Nidji.

Baca Juga: Sindiran Berkelas Ala Anies Baswedan Bikin Para Pembenci Makin Panas

Menurut Zaki, Anies memiliki etika dalam memberikan kritikan.

Akademisi dari Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta itu lantas membandingkan cara sejumlah tokoh politik dalam memberikan kritikan yang tak sesuai.

"Sejak Pilpres 2014, mulai banyak muncul ungkapan-ungkapan politik yang menjurus kasar," ujar Zaki kepada GenPI.co, Senin (17/1).

Beberapa sindiran yang dimaksud oleh Zaki antara lain kadrun, cebong, kampret, dan sebagainya.

"Pokoknya yang sifatnya memberikan stigma dan untuk mengolok-olok mereka yang berseberangan posisi politik," tuturnya.

Zaki menilai bahasa-bahasa seperti itu telah merendahkan nilai politik.

"Mereka yang biasa menggunakan istilah-istilah itu (kadrun, cebong, kampret, red) bisa jadi karena tidak mempunyai argumen substantif," jelasn Zaki.

Menurut Zaki, hal itulah yang membuat mereka memberikan kritik dengan kata-kata yang tidak elok.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Editor: Alfi Dinilhaq

Bagikan Artikel:

Video Pilihan