Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Pecah!!! Merasa Mendapat Fitnah dari Keterangan Saksi, Munarman: Saya Akan Tuntut di Yaumul Hisab!

Pecah!!! Merasa Mendapat Fitnah dari Keterangan Saksi, Munarman: Saya Akan Tuntut di Yaumul Hisab! Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Mantan Sekretaris Umum FPI Munarman, merasa saksi IM yang dihadirkan dalam persidangan lanjutan terkait kasus tindak pidana terorisme, telah memfitnahnya. Hingga Munarman menegaskan, dia akan menuntut saksi tersebut di yaumul hisab.

Munarman adalah terdakwa dalam kasus tersebut. Persidangan kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin 17 Januari 2022. Munarman sempat emosi dan tidak terima dengan keterangan saksi yang di rasa telah memfitnah dirinya. Ia akan menuntut saksi IM yang di hadirkan JPU tersebut di pengadilan akhirat 

Baca Juga: Panjang Dah Nih Urusan... Saksi Sebut Munarman Diduga Kuat Terlibat Aksi Bom Gereja di Filipina

Pernyataan itu disampaikan Munarman, saat dirinya menanggapi keterangan saksi IM selaku pihak yang melaporkan Munarman dalam perkara tindak pidana terorisme ini. "Ya karena konspirasi saudara mengada-ada, fitnah saudara itu. Saudara telah memfitnah saya, di yaumul hisab akan saya tuntut saudara," ujar Munarman di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin 17 Januari 2022.

Dalam persidangan tertutup tersebut, saksi IM menjelaskan kepada majelis hakim bahwa Munarman terbukti melakukan tindakan terorisme. Yaitu dengan mengikuti acara pembaiatan di berbagai daerah. Selain itu menurut saksi, juga adanya maklumat dari FPI yang mendukung kelompok teroris Al Qaeda yang juga dikatakan IM, Munarman hadir.

Tak Punya Kuasa di Dunia

Berdasarkan keterangan saksi IM tersebut, sempat terdengar nada emosi dari Munarman. Dengan berkata akan meminta pertanggung jawaban saksi IM di hari penghakiman Tuhan. "Bukan di dunia saya tidak punya kekuasaan di dunia menuntut saudara. Tapi di yaumul hisab saya tuntut saudara. Banyak-banyaklah berbuat baik," ujarnya.

Halaman:

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Viva. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Viva.

Editor: Bayu Muhardianto

Bagikan Artikel:

Video Pilihan