Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Bagaimana Ini Pak AHY, Mayoritas Tidak Mau Presiden Berlatar Belakang Militer

Bagaimana Ini Pak AHY, Mayoritas Tidak Mau Presiden Berlatar Belakang Militer Kredit Foto: Antara/Aprillio Akbar
Warta Ekonomi, Jakarta -

Isu Pemilihan Presiden 2024 sudah mulai menjadi magnet bagi masyarakat dan terus muncul isu-isu baru setiap harinya. Salah satu yang kerap jadi isu hangat adalah siapa-siapa saja calon yang akan maju di pemilihan pemimpin negara itu. Nama-nama besar sering keluar dalam survei-survei terkait elektabilitas. Salah satunya adalah 'pentolan' partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono atau sering dipanggil AHY.

Namun sayang, latar belakang AHY sebagai militer justru tidak disukai oleh masyarakat. Hal itu tergambar dari survei yang dilakukan Dinamika Survei Indonesia (DSI), mengungkap ternyata mayoritas publik enggan memilih calon presiden berlatar belakang militer dan polisi.

Baca Juga: 2 Anak Jokowi Dilaporkan ke KPK, Sekjen PDIP 'Kuliti' Keterlibatan Ubedillah dengan Parpol

Koordinator survei DSI, Permadi Yuswiryanto mengungkapkan, 53,2 persen responden tidak setuju presiden dari kalangan militer atau polisi. Sementara hanya 29,7 persen responden yang setuju, dan tidak menjawab 17,1 persen.

"Temuan ini tidak terlalu mengejutkan," ujar Permadi dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Minggu (9/1/2021). 

Survei dilaksanakan pada rentang 22 Desember 2021 hingga 6 Januari 2022, menggunakan metode multistage random sampling terhadap 1.988 responden yang tersebar di 34 provinsi.

Adapun tingkat kepercayaan survei 95 persen dan margin of error 2,2 persen.

Temuan survei tidak mengejutkan karena pada pilpres sebelumnya capres yang kuat bukan figur dengan pengalaman dinas ketentaraan atau polisi.

"Capres sipil justru memiliki peluang yang lebih besar untuk menang berkaca dari kesuksesan Joko Widodo di 2014 dan 2019 saat mengalahkan pesaingnya yang memiliki pengalaman di militer, Prabowo Subianto," pungkas Permadi.

Baca Juga: Diungkap Mahfud MD! Ternyata Menhan dan Panglima TNI Sepakat untuk Pidanakan...

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Suara.com.

Editor: Adrial Akbar

Bagikan Artikel:

Video Pilihan