Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Awas, Manuver IDF dan Komando Pusat Militer Amerika Bikin Musuh Jantungan

Awas, Manuver IDF dan Komando Pusat Militer Amerika Bikin Musuh Jantungan Kredit Foto: Instagram/Israel
Warta Ekonomi, Yerusalem -

Manuver IDF atau Pasukan Pertahanan Israel dan Komando Pusat militer Amerika yang dikenal dengan CENTKOM pada Minggu (16/1/2022) bikin musuh jantungan.

IDF melaporkan, kedua satuan militer itu untuk kekuatan dengan mengadakan latihan serangan udara bersama di Israel selatan pekan lalu.

Baca Juga: Dahsyat! Jerusalem Post Kuak Agenda Pertanian Prabowo yang Bicara Normalisasi dengan Israel

Latihan, yang dijuluki "Desert Falcon," adalah yang terbaru yang diadakan oleh IDF dan CENTCOM yang berbasis di Timur Tengah, setelah Israel secara resmi pindah ke wilayah tanggung jawab yang terakhir tahun lalu.

Sebelumnya, IDF telah bekerja terutama dengan Komando Eropa AS, karena Washington khawatir negara-negara Arab di kawasan itu akan menentang kerja sama dengan CENTCOM jika Israel juga melakukannya.

Menurut IDF, pilot Israel dari Skuadron 119 yang mengoperasikan jet tempur F-16 dan pesawat pengumpul intelijen Gulfstream G550 terbang bersama pilot Amerika dari Skuadron Tempur ke-55 yang mengoperasikan jet F-16 melawan apa yang disebut "Skuadron Merah" IAF.

Mereka mmenggunakan jet tempur F-16, helikopter dan peralatan lainnya untuk mensimulasikan pasukan musuh untuk latihan

Latihan ini dilakukan dari Pangkalan Udara Ovda IAF, tepat di utara Eilat, dan diadakan terutama di wilayah udara di atas Gurun Negev.

“Tim udara Israel terbang 'bahu-bahu' dengan tim Amerika dan mensimulasikan tanggapan bersama terhadap ancaman udara dan serangan terhadap target, melalui pendidikan, kerja sama, dan pertumbuhan bersama,” kata IDF.

MIliter Israel mengatakan bahwa latihan tersebut merupakan tonggak penting dalam penguatan kerjasama internasional-strategis antara Israel dan angkatan udara Amerika.

“Dan itu berkontribusi pada kesiapan pasukan kami,” kata militer Israel.

Meskipun sebagian langkah simbolis, memaukkan Israel di CENTCOM dimaksudkan untuk memungkinkan komunikasi langsung yang lebih mudah antara IDF dan pasukan Amerika di kawasan itu dan, melalui AS, juga militer lainnya.

Pada bulan November, misalnya, Angkatan Laut Israel berpartisipasi dalam latihan maritim besar CENTCOM yang dipimpin oleh Armada ke-5 AS, bersama dengan Uni Emirat Arab dan Bahrain.

Bergabungnya Israel sebagian besar dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan IDF untuk bekerja sama dengan AS dan negara-negara lain di Timur Tengah untuk melawan Iran.

CENTCOM secara resmi bertanggung jawab atas hubungan militer dengan Israel September lalu, meskipun Israel terus mengadakan latihan dengan Komando Eropa AS.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Editor: Muhammad Syahrianto

Bagikan Artikel:

Video Pilihan