Dari Utara Indonesia, Kue Ekonomi Sawit Dibagikan Hingga Pelosok Negeri

Dari Utara Indonesia, Kue Ekonomi Sawit Dibagikan Hingga Pelosok Negeri Kredit Foto: ANJ

Perkebunan sawit pertama dikembangkan hanya pada dua provinsi yakni Sumatera Utara dan Aceh pada tahun 1911. Dari dua provinsi tersebut, sawit berkembang ke provinsi lainnya di Indonesia. Hingga tahun 2017, data PASPI mencatat, kebun sawit telah berkembang pada sekitar 26 provinsi dan 200 kabupaten di seluruh Indonesia. 

Kegiatan hilir industri sawit secara keseluruhan khususnya perdagangan produk sawit telah berkembang pada seluruh provinsi/kabupaten/kota di Indonesia. Semua masyarakat Indonesia sudah mengkonsumsi berbagai produk sawit selama 24 jam.

Baca Juga: Termasuk Sawit, Sektor Perkebunan di Kaltim Serap Ratusan Ribu Pekerja

“Ekspansi kebun sawit dari Aceh dan Sumatera Utara ke seluruh provinsi tersebut dapat dipandang sebagai perluasan dan distribusi mesin ekonomi untuk menghasilkan dan membagi kue ekonomi,” catat laporan PASPI. 

Seperti dijelaskan dalam laporan PASPI, mesin ekonomi yang dimaksud yakni kebun sawit itu sendiri. Sementara kue ekonomi berupa kesempatan kerja, kesempatan berusaha, pendapatan, dan penyediaan multi produk berbasis sawit. Selain itu, jutaan orang juga terbebas dari garis kemiskinan karena pendapatannya yang meningkat akibat bekerja di sektor sawit. 

“Dengan ekspansi sawit dari Aceh dan Sumatera Utara ke seluruh provinsi, kue ekonomi dari sawit tidak hanya dinikmati masyarakat Aceh dan Sumatera Utara, tetapi juga dinikmati seluruh masyarakat di Indonesia,” catat laporan PASPI. 

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini