Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Gaduh Masalah Sesajen, Ini Pesan Bijak Pengacara Habib Bahar: Harusnya Dicari Tahu Dulu...

Gaduh Masalah Sesajen, Ini Pesan Bijak Pengacara Habib Bahar: Harusnya Dicari Tahu Dulu... Kredit Foto: Dok. PojokBogor
Warta Ekonomi, Jakarta -

Aksi seorang pria yang tampak menendang sesajen di beberapa sudut di lereng Gunung Semeru menjadi heboh di media sosial.

Melihat aksi tidak terpuji ini, Kuasa hukum Habib Rizieq Shihab, Aziz Yanuar meminta agar kasus tersebut diusut terlebih dahulu.

“Harusnya dicari tahu dahulu siapa yang meletakkan sesajen itu. Apakah yang meletakkan itu berkeyakinan muslim atau bukan?,” ujar Aziz dikutip JPNN.com, Rabu (12/1).

Menurut Aziz, apabila yang meletakkan bukan muslim, polisi bisa melanjutkan proses pencarian pelaku penendangan sesajen.

“Tetapi, jika yang meletakkan muslim, maka perlu duduk bersama MUI untuk dibicarakan maksud dan juga diberi pemahaman yang baik dan bijak,” imbuhnya. 

Baca Juga: Apa Benar Habib Bahar Ngamuk di Tahanan? Aziz Yanuar Blak-blakan Bilang...

Aziz meminta MUI berperan aktif dalam kasus itu. Semua pihak pun harus diberikan pemahaman agar tidak terjadi kesalahpahaman.

“Baik kepada yang meletakkan maupun yang menendang untuk bertindak sesuai akidah dan bijak dalam bersikap atas dugaan penyimpangan akidah,” kata Aziz.

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Gatot Repli Handoko sebelumnya mengatakan pihaknya masih mengejar pelaku penendang sesajen di lokasi bencana Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, ke sejumlah daerah.

"Kami bukan hanya ke daerah NTB (Nusa Tenggara Barat), tetapi di beberapa tempat yang diduga menjadi lokasi keberadaan pelaku," ujar Kombes Gatot saat dikonfirmasi di Surabaya.

Sebelumnya, berdasarkan video yang beredar tampak seorang pria menendang sesajen yang dipasang warga Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang. sebagai wujud syukur kepada alam.(*)

Baca Juga: Ngenes Juga Sih... Rajin Bekoar Penjarakan Habib Bahar, Kini Ferdinand Malah Ikut Masuk Sel

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Editor: Bayu Muhardianto

Bagikan Artikel:

Video Pilihan