Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Survei Nasional tentang Permendikbud PPKS: 92% yang Tahu Menyatakan Mendukung Kebijakan

Survei Nasional tentang Permendikbud PPKS: 92% yang Tahu Menyatakan Mendukung Kebijakan Kredit Foto: Ist
Warta Ekonomi, Jakarta -

Survei nasional yang dilakukan oleh Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan 92% responden yang mengetahui tentang Permendikbud Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Linkungan Perguruan Tinggi mendukung adanya kebijakan tersebut.

Adapun total responden survei yang menjawab mengetahui Permendikbud itu sebanyak 33%. Sedangkan 67% sisanya menjawab tidak mengetahui tentang Permendikbud PPKS.

Baca Juga: Ada Ancaman Penurunan Akreditasi Soal Permendikbud, Muhammadiyah Minta Nadiem Pikir Ulang

"47% sangat mendukung, 45% mendukung. Kalau kita jumlah ini, maka akan kita dapatkan angka 92% dari yang tahu yang mendukung Permendikbud," kata Managaer Program SMRC Saidiman Ahmad acara rilis survei yang digelar secara daring, Senin (10/1/2022).

Sementara itu, terdapat sejumlah responden yang menyatakan tidak mendukung Permendikbud Nomor 30 Tahun 2021. Sebanyak 6% di antaranya menyatakan tidak mendukung, sedangkan 3% menyatakan sangat tidak mendukung.

"Yang tidak mendukung hanya 7%," tambah Saidiman.

Sementara 1% sisanya tidak menjawab pertanyaan mengenai dukungan terhadap Permendikbud PPKS.

Survei SMRC ini dilakukan pada 8-16 Desember 2021 dengan metode wawancara tatap muka langsung. Populasi survei merupakan seluruh warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih dalam pemilihan umum.

Dari populasi, dipilih 2420 responden secara random (multistage random sampling) dengan responden yang dapat diwawancarai (response rate) sebesar 85% atau 2062 responden. Margin of error survei diperkirakan sebesar kurang lebih 2,2% pada tingkat kepercayaan 95% (asumsi simple random sampling).

Penulis: Imamatul Silfia
Editor: Alfi Dinilhaq

Bagikan Artikel:

Video Pilihan