Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Anak Buah Prabowo Beraksi: Tolak Kenaikan Tarif Listrik 2022!

Anak Buah Prabowo Beraksi: Tolak Kenaikan Tarif Listrik 2022! Kredit Foto: PLN
Warta Ekonomi, Jakarta -

Politisi Partai Gerindra Bambang Haryo Soekartono dengan tegas menolak kebijakan Pemerintah menaikkan tarif Listrik.

Menurut anak buah Ketua Umum Prabowo Subianto ini, kenaikan tarif listrik justru akan berdampak pada Multi player effek ekonomi dan membuat inflasi naik tidak terkendali sehingga mengganggu program pemulihan ekonomi Presiden Jokowi. 

Seharusnya, kata Anggota Dewan Pakar Partai Gerindra ini, tarif listrik di Indonesia jauh lebih murah, lantaran PLN mendapatkan penyertaan modal Negara (PMN) sebesar Rp5 Triliun di tahun 2022.  Baca Juga: Ditengah Tekanan Krisis Energi, PLN Catatkan Capaian Positif

Apalagi Indonesia merupakan negara yang mempunyai banyak sumber energi dan terbesar di Dunia, misalnya geothermal, minyak, gas, batubara dan kelapa sawit. 

“Perbandingan tagihan listrik di Jerman sama dengan di Indonesia” dengan penggunaan peralatan listrik yang jumlah wattnya sama, misalnya di Jerman menggunakan peralatan listrik - Mesin Cuci Baju 2000 watt - Mesin Cuci Piring 1000 watt - Seterika 1200 watt - Kompor Listrik & Oven 3000 s.d 4000 watt, - Vacum Cleaner 750 watt - Water Heater 1.500 watt dan 1 AC pada saat untuk musim panas yang besaran penggunaan perbulan listriknya adalah hampir sama atau lebih besar dengan di Indonesia yang menggunakan 1 AC 1 PK dan 1 kulkas pendingin 2 pintu bahkan penggunaan jumlah elektronik di Jerman agak lebih besar penggunaan listrik pertahunnya." Katanya dalam keterangan tertulisnya, Minggu (2022).

Editor: Vicky Fadil

Bagikan Artikel:

Video Pilihan