Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

SMF dan Pinhome: Kini Masyarakat Berpendapat Rendah dan Tidak Tetap Bisa Akses Kepemilikan Rumah

SMF dan Pinhome: Kini Masyarakat Berpendapat Rendah dan Tidak Tetap Bisa Akses Kepemilikan Rumah Kredit Foto: Tri Yari Kurniawan
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF berkolaborasi dengan Pinhome untuk memberikan akses luas pemilikan rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan Berpenghasilan Tidak Tetap (non fixed income) melalui Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan skema sewa beli (rent to own).

Kerja sama tersebut direalisasikan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara SMF dengan Pinhome oleh Direktur SMF Ananta Wiyogo dan CEO-Founder Pinhome Dayu Dara Permata untuk Pembiayaan Perumahan untuk Segmen Non Fixed Income pada Senin lalu (20/12) di Grha SMF, Jakarta Selatan.

Baca Juga: Wujudkan Rumah bagi MBR, SMF Kolaborasi dengan BPR Djoko Tingkir

Dalam kerja sama ini, SMF berperan sebagai penyedia dana yang disalurkan melalui lembaga keuangan dengan skema refinancing atas kredit sewa-beli yang telah disalurkan lembaga keuangan dan dengan agunan yang diikat fidusia.

Direktur Sekuritisasi dan Pembiayaan SMF, Heliantopo, mengungkapkan bahwa program sinergi pemberian fasilitas pemilikan rumah ini merupakan bentuk keberpihakan SMF kepada masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat kecil di daerah yang membutuhkan dan belum terfasilitasi untuk dapat memperoleh haknya dalam mendapatkan hunian yang layak.

"Hal ini merupakan wujud dari kehadiran negara untuk mendukung peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya Masyarakat Berpenghasilan Rendah. Dana yang dialirkan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang digunakan sebesar-besarnya demi kesejahteraan masyarakat Indonesia," jelas Heliantopo.

Ia lebih lanjut mengatakan, kerja sama ini nantinya akan merealisasikan Program KPR Sewa Beli dengan skema rent to own, merupakan produk yang ditujukan untuk meningkatkan akses masyarakat berpenghasilan rendah non fixed income terhadap pemilikan rumah.

CEO-Founder Pinhome Dayu Dara Permata juga menjelaskan, KPR Sewa Beli menawarkan solusi pemilikan rumah yang dapat menjadi jembatan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah atau non fixed income yang selama ini masih terkendala dalam memenuhi administrasi perbankan.

"Penandatanganan MoU antara Pinhome dan SMF, sebuah badan yang berada di bawah naungan Kementerian Keuangan Republik Indonesia, menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah ekosistem perumahan di Indonesia. Melalui kerja sama ini, Pinhome memberikan alternatif pembiayaan rumah bagi lebih dari 70 juta pekerja dengan pendapatan tidak tetap yang belum memiliki akses ke perbankan," ungkap Dara.

Menurutnya, program #CicilDiPinhome ini memang ditujukan untuk masyarakat berpenghasilan rendah dan berpenghasilan tidak tetap agar dapat memiliki rumah dengan skema pembiayaan yang menarik.

Dara menjabarkan, berbagai kemudahan yang akan didapatkan melalui program #CicilDiPinhome ini, antara lain adalah uang muka atau DP yang terjangkau, cicilan perbulan seringan biaya sewa rumah, serta opsi kepemilikan rumah di akhir periode program.

"Program ini dapat menjadi alternatif bagi peminat properti yang ingin memiliki rumah selain melalui KPR konvensional, serta diharapkan seluruh lapisan masyarakat terutama yang belum mempunyai akses ke perbankan bisa memiliki rumah hunian," imbuhnya.

Melansir dari siaran resmi, kerja sama ini juga merupakan bagian dari komitmen SMF sebagai BUMN di bawah Kementerian Keuangan yang mengemban tugas sebagai Special Mission Vehicle Pemerintah untuk ikut terlibat aktif dalam mendukung percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) khususnya di sektor perumahan baik dari sisi supply maupun demand sesuai perluasan mandat yang telah diberikan oleh Pemerintah.

Penulis: Nuzulia Nur Rahma
Editor: Puri Mei Setyaningrum

Bagikan Artikel:

Video Pilihan