Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Kisah Orang Terkaya: Gang Ye, Salah Satu Pendiri Shopee yang Jadi Miliarder Dunia

Kisah Orang Terkaya: Gang Ye, Salah Satu Pendiri Shopee yang Jadi Miliarder Dunia Kredit Foto: Courtesy of Sea Ltd.
Warta Ekonomi, Jakarta -

Salah satu pendiri Sea Ltd., induk yang memiliki Shopee dan Garena, Gang Ye adalah salah satu orang terkaya di dunia. Gang Ye telah menjadi dewan direksi perusahaan sejak Maret 2010. Kemudian, ia menjadi chief operating officer grup sejak Januari 2017 dan menjabat sebagai chief technology officer grup antara Maret 2010 dan Desember 2016.

Sebelumnya, Gang bekerja di Wilmar International dan Economic Development Board of Singapore. Geng memegang gelar B.S. dalam Ilmu Komputer dan Ekonomi dari Carnegie Mellon University.

Gang Ye menjadi miliarder di Singapura sejak tahun 2019 usai game seluler perusahaan, Free Fire, mendorong nilai pasar serta kekayaannya.

Baca Juga: Kisah Orang Terkaya: Anthony Wood, Miliarder Pembuat Streaming Video dengan 51 Juta Pelanggan

Eksekutif berusia 41 tahun itu memegang 8,4% saham di perusahaan. Forbes memperkirakan hari ini kekayaan Gang Ye mencapai USD7,6 miliar (Rp108 triliun).

Sea didukung oleh Tencent, yang kini memiliki 20% saham. Investor Sea lainnya termasuk perusahaan ekuitas swasta General Atlantic.

Kisah sukses pendiri Sea ini pun terkenal di Singapura. Ketiganya merupakan remaja perantau dari China yang mendapatkan beasiswa. Ialah Forrest Li, Gang Ye dan David Chen yang telah sukses mendulang cuan melalui perusahaan yang dulunya bernama Garena, melalui game mobile Free Fire dan platform e-commerce Shopee.

Chen dan Ye dulunya datang ke Singapura dengan beasiswa untuk melanjutkan studi. Sementara Li pindah ke Singapura mengikuti istrinya setelah memperoleh gelar MBA dari Stanford University.

Ketiganya pun mendirikan Sea Ltd, perusahaan teknologi yang kini sangat besar. Singapura bahkan seakan bergantung kepada ketiganya. Oleh karena itu mereka dinaturalisasi sebagai penduduk Singapura.

Penulis: Fajria Anindya Utami
Editor: Fajria Anindya Utami

Bagikan Artikel:

Video Pilihan