Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Satgas Imbau Masyarakat Jangan Lengah Prokes: Lonjakan Kasus akibat Omicron Sangat Mungkin Terjadi

Satgas Imbau Masyarakat Jangan Lengah Prokes: Lonjakan Kasus akibat Omicron Sangat Mungkin Terjadi Kredit Foto: Instagram/Wiku Adisasmito
Warta Ekonomi, Jakarta -

Juru bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito meminta masyarakat untuk tidak lengah terhadap protokol keehatan lantaran potensi lonjakan kasus akibat varian Omicron sangat mungkin terjadi. Sementara itu, apabila sudah terjadi lonjakan kasus, butuh waktu yang lama untuk dapat membuat kasus Covid-19 menurun.

"Ketika sudah terjadi lonjakan kasus, butuh waktu yang lebih lama untuk dapat turun," ujar Wiku dalam konferensi pers, Selasa (28/12/2021).

Baca Juga: Hambat Penyebaran Varian Omicron, Pemerintah Perketat Karantina dan Percepat Vaksinasi

Wiku mengingatkan kembali momen lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia yang terjadi sebanyak dua kali. Periode pertama terjadi pada akhir 2020 hinga Januari 2021 yang baru berhasil turun hingga 70,% dari puncak kasus setelah 15 pekan berturut-turut menerapkan kebijakan PPKM mikro dan posko di tiap desa atau kelurahan.

Kemudian, lonjakan yang kedua terjadi pada Juli lalu akibat varian Delta. Ditambah lagi, periode tersebut berbarengan dengan momen Idulfitri sehingga mobilitas masyarakat untuk mudik meningkat signifikan. Akibatnya, terjadi lonjakan kasus hingga 1.200%.

Lonjakan kedua berhasil diturunkan setelah adanya kebijakan PPKM Darurat yang dilanjutkan oleh PPKM berlevel. Jumlah kasus pun menurun drastis hingga 99,6%.

"Artinya, jika kita bisa mencapai 100% penurunan dari puncak kasus tertinggi tersebut, atau 0,4% lagi, tidak ada lagi penambahan kasus positif dan kita dapat bebas dari Covid-19," ungkap Wiku.

Penulis: Imamatul Silfia
Editor: Puri Mei Setyaningrum

Tag Terkait:

Bagikan Artikel:

Video Pilihan