Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Survei SMRC: PDIP Jadi Satu-satunya Partai yang Elektabilitasnya Alami Peningkatan

Survei SMRC: PDIP Jadi Satu-satunya Partai yang Elektabilitasnya Alami Peningkatan Kredit Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay
Warta Ekonomi, Jakarta -

Survei yang dilakukan oleh Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) menunjukkan, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menjadi satu-satunya partai yang elektabilitasnya meningkat bila dibandingkan perolehan suara di Pemilu 2019. Sebelumnya, PDIP mendapat perolehan suara sebanyak 19,3%, kemudian meningkat menjadi 25,2% pad survei terbaru.

Sementara, mayoritas partai lainnya mengalami penurunan elektabilitas dibanding Pemilu 2019.

Baca Juga: Mohon Disimak! PDIP Juara, Tak Bisa Lepas dari Dua Nama Ini: Jokowi dan Ganjar

"Partai Golkar pada 2019 mendapatkan perolehan suara sebanyak 12,3%. Sementara, pada survei terbaru SMRC di Desember 2021, elektabilitasnya 10,8%," kata Direktur Eksekutif SMRC Sirojudin Abbas dalam perilisan hasil survei secara daring, Selasa (28/12/2021).

Partai Gerindra juga mengalami penurunan elektabilitas dari yang sebelumnya mendapatkan suara sebanyak 12,6% di Pemilu 2019, kemudian turun menjadi 10,8%.

Kemudian, elektabilitas Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menurun dari 9,7% menjadi 8,4%; Partai Demokrat turun dari 7,8% menjadi 6,2%; Partai Keadilan Sejahtera (PKS) turun dari 8,2% menjadi 5,1%.

Sementara itu, survei SMRC juga menunjukkan terdapat tiga partai yang memiliki elektabilitas kurang dari ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) sebesar 4%. Ketiga partai tersebut adalah Partai Nasdem, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Amanan Nasional (PAN). Perolehan ini, kata Sirojudin, menunjukkan bahwa ketiga partai tersebut belum aman untuk kembali lolos ke Senayan.

Adapun survei SMRC itu dilakukan pada 8 sampai 16 Desember 2021 dengan responden sebanyak 2.062 orang yang diambil dari populasi seluruh warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih dalam Pemilu. Margin of error survei sebesar kurang lebih 2,2% pada tingkat kepercayaan 95%.

Penulis: Imamatul Silfia
Editor: Puri Mei Setyaningrum

Bagikan Artikel:

Video Pilihan