Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Satgas Soal Cegah Varian Omicron: Tak Bisa Hanya dengan Upaya Tunggal

Satgas Soal Cegah Varian Omicron: Tak Bisa Hanya dengan Upaya Tunggal Kredit Foto: Instagram/Wiku Adisasmito
Warta Ekonomi, Jakarta -

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menekankan, upaya pencegahan varian Omicron virus Covid-19 tak bisa dilakukan hanya dengan upaya tunggal. Perlu adanya kesinambungan antara seluruh upaya pencegahan Covid-19 apabila ingin terhindar dari risiko varian Omicron.

"Meskipun vaksinasi tinggi, masyarakat abai dalam mematuhi protokol kesehatan, maka tentu saja potensi penularan akan tetap meningkat," kata Wiku dalam konferensi pers, Kamis (23/12/2021).

Baca Juga: Kasus Omicron di RI Sudah Capai 8 Kasus

Ia kemudian menjelaskan contoh di negara lain yang memiliki tingkat vaksinasi tinggi, tetapi tetap mengalami kenaikan kasus varian Omicron: Amerika Serikat (AS) dengan dosis vaksin lengkap yang telah mencapai 61,14%, tetapi memiliki laporan varian Omicron sebanyak 2.030 kasus per 21 Desember 2021.

Selain AS, Norwegia dan Korea Selatan juga mengalami nasib serupa. Norwegia mencatat jumlah vaksin dosis lengkap sebesar 71,45% dan kasus Omicron sebanyak 2.060 kasus. Sementara, Korea Selatan jumlah dosis vaksin lengkap sebesar 82,21% dan kasus Omicron sebanyak 178 kasus.

Menurut Wiku, kondisi tersebut bisa terjadi karena sejumlah faktor, seperti kegiatan berkumpul yang meningkat akibat Thanksgiving serta Natal dan Tahun Baru (Nataru), perjalanan antarnegara yang tinggi, hingga kebijakan yang tidak mewajibkan penggunaan masker.

Penulis: Imamatul Silfia
Editor: Puri Mei Setyaningrum

Bagikan Artikel:

Video Pilihan