Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Rusia Masih Setengah Hati, Kebijakan Cryptocurrency Belum Juga Pasti

Rusia Masih Setengah Hati, Kebijakan Cryptocurrency Belum Juga Pasti Kredit Foto: Unsplash/Thought Catalog
Warta Ekonomi, Jakarta -

Rusia terus mengirimkan sinyal beragam ke pasar cryptocurrency karena lebih banyak laporan dan pemberitaan terkait rincian tentang peraturan kripto negara yang akan datang.

Tak lama setelah gubernur Bank Russia, Elvira Nabiullina, mengumumkan niat Bank untuk mencegah sistem keuangan lokal menggunakan kripto, eksekutif lain di bank sentral mengklarifikasi bahwa investasi kripto akan tetap legal di Rusia. 

Akan ada satu syarat penting: Rusia hanya akan dapat berinvestasi dalam cryptocurrency seperti Bitcoin (BTC) melalui perusahaan asing, kata Wakil Gubernur Vladimir Chistyukhin, menurut laporan hari Senin lalu (20/12) oleh publikasi milik negara TASS. Baca Juga: UEA Jadi Tempat Ramah Bagi Cryptocurrency, Bangun DWTC Sebagai Zona Komprehensif Pemerintah Dubai

“Warga dan bisnis Rusia memiliki hak untuk memperoleh dan memegang cryptocurrency, tetapi tidak melalui infrastruktur atau perantara domestik,” kata Chistyukhin.

Pejabat tersebut mengklaim bahwa pemerintah Rusia sedang bekerja untuk memberikan kejelasan peraturan lebih lanjut tentang industri kripto, menjanjikan bahwa otoritas lokal akan mempertimbangkan inisiatif hukum mengenai masalah tersebut.

Chistyukhin menyebutkan bahwa bank sentral Rusia sekarang sedang menyiapkan laporan penasihat untuk menjelaskan secara rinci visinya mengenai peran kripto dalam sistem keuangan Rusia, dengan menyatakan:

“Aku akan memberimu petunjuk. Kami tidak melihat tempat untuk cryptocurrency di pasar keuangan Rusia.”

Pernyataan terbaru datang tak lama setelah Anatoly Aksakov, ketua Komite Duma Negara Rusia untuk Pasar Keuangan, mengumumkan pada hari Kamis (16/12) bahwa Rusia akan memilih antara larangan kripto dan melegalkan pertukaran pada tahun 2022. Dan pada hari Senin, Aksakov dilaporkan mengklaim bahwa Rusia telah menginvestasikan lebih dari 67 miliar dolar dalam cryptocurrency seperti Bitcoin, menyerukan peraturan mendesak.

Rencana potensial Rusia untuk mengizinkan investasi kripto hanya melalui pertukaran kripto asing tampaknya tidak mengejutkan karena negara tersebut tidak memiliki satu pertukaran kripto resmi kelahiran Rusia.

Menurut pendiri Blockchain Life, Sergei Khitrov, banyak pertukaran kripto dengan akar Rusia telah meninggalkan negara itu atau terus beroperasi secara ilegal. Kota Moskow, sebuah distrik keuangan di ibu kota Rusia, dilaporkan menghitung sekitar 50 pertukaran mata uang kripto yang terlibat dalam aktivitas ilegal, menurut beberapa penyelidikan.

Di sisi lain, layanan pertukaran kripto global seperti Binance sangat populer di Rusia, karena Rusia adalah negara terbesar kedua dalam hal total lalu lintas di Binance.

Penulis: Nuzulia Nur Rahma
Editor: Lestari Ningsih

Bagikan Artikel:

Video Pilihan