Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Tantangan Difabel di Tengah Pandemi: Jangan Menyerah, Mulai Aja Dulu!

Tantangan Difabel di Tengah Pandemi: Jangan Menyerah, Mulai Aja Dulu! Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Survei Sosial Ekonomi Nasional 2021 memperlihatkan hanya 9 persen penyandang disabilitas yang mendapatkan akses internet. Itu artinya, ada 91% penyandang disabilitas yang tidak memiliki akses interet. 

Minimnya akses internet juga masih menjadi tantangan bagi difabel, padahal akses internet menjadi sesuatu yang penting untuk mengembangkan ekonomi digital karena difabel juga memiliki hak membantu pemulihan ekonomi melalui pengembangan ekonomi digital.

Baca Juga: Digitalisasi Pekerjaan Ciptakan Peluang Kerja Penyandang Disabilitas

"Hal ini menjadi tanggung jawab pemerintah untuk menyediakan internet bagi semua pihak, termasuk difabel," kata Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Nailul Huda pada Alinea Forum Online, Selasa (12/21).

Di sisi lain, difabel tidak bisa menunggu lebih lama lagi ketersediaan internet. Pasalnya berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2021, pandemi Covid-19 menyebabkan 38,57% tenaga kerja difabel kehilangan pekerjaannya.

"Pada 2019, pekerja difabel berjumlah 366.350 orang dan pada 2020 jumlahnya berkurang 38,57% menjadi 255.048 pekerja," jelas dia.

Halaman:

Editor: Ferry Hidayat

Bagikan Artikel:

Video Pilihan