Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Ya Ampun Pak Jokowi, Soal Reshuffle Pengamat Blak-blakan: Parpol Pendukung Sedang Menekan untuk...

Ya Ampun Pak Jokowi, Soal Reshuffle Pengamat Blak-blakan: Parpol Pendukung Sedang Menekan untuk... Kredit Foto: Instagram/Jokowi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando EMaS blak-blakan mengatakan Presiden Joko Widodo alias Jokowi harus lepas dari segala tekanan untuk melakukan reshuffle di kabinetnya.

Pasalnya, Presiden Jokowi tampaknya sedang dilema untuk melaksanakan reshuffle terhadap para pembantunya.

"Tekanan partai politik koalisi pendukung pemerintahan sepertinya sedang menekan Jokowi untuk melakukan reshuffle terhadap pembantunya," kata Fernando kepada GenPI.co, Senin (13/12).

Baca Juga: Wah... Di Antara Menterinya Pak Jokowi, Sosok Ini Dinilai 'Paket Komplit' Sebagai Capres 2024

Fernando mengatakan, ada partai politik yang menginginkan posisi kementerian tertentu dan ada juga yang menginginkan agar menteri yang bukan dari parpol dikeluarkan dari kabinet.

Oleh karena itu, Jokowi diduga sedang melakukan kalkulasi terhadap keputusan yang akan diambil.

Fernando mengatakan, ada partai politik yang menginginkan posisi kementerian tertentu dan ada juga yang menginginkan agar menteri yang bukan dari parpol dikeluarkan dari kabinet.

Oleh karena itu, Jokowi diduga sedang melakukan kalkulasi terhadap keputusan yang akan diambil.

"Saya berharap Jokowi mampu melepaskan diri dari tekanan partai politik," katanya.

Lebih lanjut, Fernandos mengatakan bahwa reshuffle kabinet seharusnya dilakukan berdasarkan kinerja, bukan karena latar belakang partai tertentu.

Baca Juga: Anies Baswedan? Bukan! Stadion JIS Dibangun Sejak Jaman Gubernur Jenderal VOC Jan Pieterszoon Coen

Meski demikian, dirinya meyakini Jokowi mampu melepaskan diri dari tekanan partai politik dan akan menunjukkan bahwa kepemimpinannya kuat. (*)

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Editor: Bayu Muhardianto

Bagikan Artikel:

Video Pilihan