Epidemiolog Sebut Gejala Varian Omicron sama dengan Influenza

Epidemiolog Sebut Gejala Varian Omicron sama dengan Influenza Kredit Foto: Antara/FB Anggoro

Epidemiolog Universitas Airlangga (Unair) Windhu Purnomo menyatakan gejala yang timbul akibat terpapar varian Omicron virus Covid-19 tak jauh berbeda dengan gejala influenza.

"Pada dasarnya mirip dengan gejala influenza pada umumnya. Jadi deman, batuk, sama saja, tidak jauh berbeda," kata Windhu dalam dialog virtual KPCPEN, Selasa (7/12/2021).

Baca Juga: Vaksin Covid-19 untuk Anak Usia 6-11 Tahun Rencananya akan Digelar pada Januari 2022

Di sisi lain, varian ini juga memiliki karakteristik yang sama dengan varian Delta, yaitu dapat menginfeksi orang yang pernah terpapar virus Covid-19 sebelumnya. Varian tersebut juga dikatakan dapat bertransmisi melalui droplet.

Kendati demikian, Badan Kesehatan Dunia (WHO) hingga saat ini belum berhasil mengidentifikasi karakteristik varian Omicron secara lebih mendalam. "Sampai hari ini, WHO sendiri, virolog sendiri belum tahu persis karakteristik dari Omicron itu seperti apa," ujar Windhu.

Meski demikian, epidemiolog Jawa Timur itu menegaskan upaya pencegahan risiko terpapar varian Omicron masih sama dengan upaya-upaya sebelumnya, yaitu menerapkan protokol kesehatan 3M secara ketat serta segera menerima vaksinasi.

"Jadi, pencegahannya sama, prokes 3M itu 100%, selanjutnya vaksinasi," tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi menyatakan varian Omicron virus Covid-19 masih belum terdeteksi di tanah air hingga hari ini.

"[Varian Omicron] belum ada [di RI]," ungkap Nadia.

Di sisi lain, sudah banyak negara yang melaporkan penemuan varian Omicron di wilayah masing-masing. "Sampai saat ini sudah hampir 45 negara melaporkan kasus tersebut. Artinya, [varian Omicron] sangat cepat penyebarannya," tuturnya.

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini