Uni Emirat Arab Dekat untuk Borong Jet Tempur Prancis, Ternyata Soal F-16 Amerika...

Uni Emirat Arab Dekat untuk Borong Jet Tempur Prancis, Ternyata Soal F-16 Amerika... Kredit Foto: Dassault Aviation

Kementerian Pertahanan Uni Emirat Arab (UEA) mengatakan pembelian jet tempur Rafale dari Prancis akan melengkapi kesepakatan yang direncanakan negara itu untuk membeli pesawat tempur F-35 Amerika Serikat (AS).

Negara Teluk Arab itu memesan pesawat Rafale yang dibuat oleh Dassault Aviation dan 12 helikopter militer Caracal yang dibuat oleh Airbus Helicopters, dalam kontrak senjata senilai 17 miliar euro (sekitar Rp276,7 triliun).

Baca Juga: Di Tangan Macron, Negara Arab Ini Hampir Oke dengan Tawaran Miliaran Dolar Jet Tempur Rafale

Komandan Angkatan Udara dan Pertahanan Udara UAE Mayor Jenderal Ibrahim Nasser Al Alawi, mengatakan kepada kantor berita negara WAM bahwa jet Rafale akan menggantikan armada Mirage 2000 buatan Prancis yang dimiliki UAE.

“Kesepakatan ini tidak dianggap sebagai alternatif untuk kesepakatan F-35 yang akan datang, ini lebih merupakan kesepakatan pelengkap saat kami mengembangkan kemampuan angkatan udara kami,” kata Alawi, Sabtu (4/12/2021).

Ia menambahkan bahwa UAE telah beberapa lama mencari untuk menggantikan armada Mirage.

Penjualan 50 pesawat tempur F-35 buatan Lockheed Martin ke UAE melambat di tengah kekhawatiran Washington atas hubungan Abu Dhabi dengan China, termasuk penggunaan teknologi 5G Huawei di negara tersebut.

Bulan lalu, seorang pejabat AS mengatakan AS bermaksud untuk melanjutkan penjualan tetapi harus ada pemahaman yang jelas tentang kewajiban Emirat.

AS di bawah presiden Donald Trump saat itu setuju untuk menjual jet setelah UAE tahun lalu menjalin hubungan dengan Israel.

Pemerintahan Presiden Joe Biden mengatakan tahun ini akan melanjutkan penjualan jet tersebut.  

Lihat Sumber Artikel di JPNN Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan JPNN. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab JPNN.

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini