Anies Difitnah jadi Dalang Peristiwa ini, Tapi Sikapnya Malah Tuai Pujian

Anies Difitnah jadi Dalang Peristiwa ini, Tapi Sikapnya Malah Tuai Pujian Kredit Foto: Instagram/Anies Baswedan

Pengamat Komunikasi dan Politik Jamiluddin Ritonga menepis tudingan keterlibatan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam Reuni 212.

"Tidak ada cukup bukti untuk menyatakan Reuni 212 kental dengan kepentingan pencapresan Anies," jelas Jamiluddin dikutip dari GenPI.co, Jumat (3/12).

Jamiluddin menyebut, ada pihak-pihak yang berseberangan dengan Anies Baswedan dengan sengaja mengaitkan hal tersebut.

"Kelompok itu memang selalu mengaitkan Anies dalam konotasi negatif bila ada kelompok Islam di luar NU dan Muhammadiyah yang melakukan aksi di Jakarta," tuturnya.

Pihak-pihak tersebut dalam menuding Anies Baswedan tampaknya atas dasar kebencian."Mereka sengaja memberi stigma negatif kepada Anies tanpa didukung fakta akurat," jelasnya.

Sikap awal yang penuh kebencian membuat mereka menilai Anies Baswedan serba negatif.

"Suatu peristiwa, seperti Reuni 212, kerap dijadikan pembenaran sikap awal mereka yang penuh kebencian itu," ungkap Jamiluddin.

Oleh karena itu, sikap Anies Baswedan yang tidak pernah merespons tudingan mereka dinilai sudah tepat.

Akademisi dari Universitas Esa Unggul itu mengapresiasi langkah Anies Baswedan yang membiarkan mereka seperti anjing menggonggong yang dampaknya memang tidak besar.

"Hal itu terbukti dengan tetap tingginya elektabilitas Anies dari berbagai lembaga survei kredibel," pungkasnya.(*)

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini