Jangan Kaget, Catat Baik-Baik! Rizal Ramli Sulit Jadi Capres, Sulit...

Jangan Kaget, Catat Baik-Baik! Rizal Ramli Sulit Jadi Capres, Sulit... Kredit Foto: Instagram/Rizal Ramli

Pengamat politik Dedi Kurnia Syah menanggapi Rizal Ramli menggalang dukungan lewat petisi di Twitter untuk menjadi capres.

“Apa yang dilakukan oleh Rizal Ramli ini cukup bagus dalam mengakomodir tokoh-tokoh independen,” ujarnya kepada GenPI.co, Kamis (2/12).

Tidak hanya itu, menurut Dedi, langkah yang diambil Rizal Ramli juga sangat baik dalam mewujudkan cita-cita demokrasi dan pembangunan dalam negara.

Baca Juga: Disandingkan dengan Prabowo, Rizal Ramli Punya Bekal Bagus, Pengamat: Yang Lain Sangat Jauh...

“Akan tetapi, konsep demokrasi kita adalah elektoral. Yang mana elektoral itu bersandar pada partai politik, oleh karena itu ada presidential treshold,” ucapnya.

Dedi lantas menilai presidential treshold yang menjadi penghalang bagi Rizal Ramli tersebut sangat merusak demokrasi.

“Ini sebetulnya menarik. Dengan cita-cita Rizal Ramli secara independen ini menunjukkan bahwa presidential treshold itu bisa diaggap sebagai kriminal dalam demokrasi,” katanya.

Di sisi lain, Direktur Eksekutif Lembaga Survei KedaiKopi Kunto Adi Wibowo mengakui bahwa presidential treshold menjadi biang kerok dalam demokrasi.

Dirinya juga mengatakan bahwa hal tersebut manjadi alasan mengapa Indonesia hanya punya dua pasang calon saat Pilpres.

“Inilah alasannya mengapa kita cuma puya 2 pasang di 2019 dan tidak muncul calon alternatif. Ini sangat merugikan dan mengebiri demokrasi di Indonesia,” tandasnya.  

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini