Amien Rais Kritik Pedas Pemerintah, Bilang Rezim Jokowi Jadikan Umat Islam Sebagai Musuh Politik

Amien Rais Kritik Pedas Pemerintah, Bilang Rezim Jokowi Jadikan Umat Islam Sebagai Musuh Politik Kredit Foto: Instagram Amien Rais

Mantan politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais kembali melontarkan kritik kepada Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi). Dia secara gamblang  mengklaim bahwa rezim sekarang ini menjadikan umat Islam sebagai musuh politik. 

"Kekuatan-kekuatan Islamophobia dalam rezim Jokowi meletakkan umat Islam sebagai musuh politik," Kata  Amien Rais dikutip kanal YouTube Amien Rais Official,sebagaimana dilansir dari Wartaekonomi Senin (29/11/2021).

Baca Juga: Permintaan Maaf Amien Rais ke Presiden Isinya Dahsyat: Pak Jokowi, Rezim Anda Lebih Parah!

Amien Rais kemudian mencontohkan pembubaran Front Pembela Islam (FPI) yang dilakukan Pemerintah baru-baru ini. Dia mengatakan organisasi itu dibubarkan Pemerintah dengan berbagai alasan. Padahal dalam melakukan berbagai aksinya, ormas pimpinan Rizieq Shihab itu tidak pernah  melanggar peraturan dan tata tertib hukum.

"Padahal ketika FPI yang dikomandoi HRS (Habib Rizieq Shihab) melancarkan aksi damainya, seluruh etika politik dan tata tertib hukum dipatuhi secara maksimal," ungkap Amien Rais.

Selain itu, Amien Rais juga mengklaim demonstrasi yang dilakukan FPI tidak ada perlawanan seperti bakar ban di tengah jalan.

"Tidak ada bakar-bakar ban di tengah jalan. Tidak ada gedung pemerintah dilempari batu. Tidak ada perlawanan sedikitpun terhadap aparat keamanan," bebernya.

Amien Rais menilai, hal tersebut dikarenakan Habib Rizieq bersikap vokal dan kritis, maka framing politik dengan segala fabrikasi, distorsi dan disinformasi HRS dipalu godam sebagai musuh NKRI.

"Sampai sekarang, HRS dan beberapa habib lainnya masih meringkuk di penjara," pungkas Amien Rais

Lihat Sumber Artikel di Populis Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Populis. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Populis.

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini