Berani! PM Singapura Ambil Langkah Tegas untuk Lawan Varian Ganas Omicron

Berani! PM Singapura Ambil Langkah Tegas untuk Lawan Varian Ganas Omicron Kredit Foto: Reuters/Evelyn Hockstein

Negara tetangga Singapura mulai pasang kuda-kuda terkait dengan ancaman Omicron, varian ganas covid-19 yang muncul baru-baru ini.

Perdana Menteri Lee Hsien Loong dalam pernyataannya pada Minggu (28/11/2021) mengatakan kondisi ini membuat negeri itu mengambil langkah mundur dari upaya pelonggaran keamanan demi menggeliatkan ekonomi.

Baca Juga: Omicron, Varian Baru Covid-19 dari Afrika Selatan, Mengapa WHO Menamainya Demikian?

"Kami telah mempelajari kata baru - varian Omicron. Kami melacak ini dengan sangat dekat,” kata Lee alam pidatonya di hadapan konvensi Partai Aksi Rakyat (PAP) yang berkuasa.

Namun dia yakin bahwa Singapura  akan menemukan cara untuk hidup dengan virus.

“Kami melakukan semua upaya ini karena kami ingin sampai di sana dengan selamat, menderita sedikit korban. sepanjang jalan mungkin," kata di dikutip Channel News Asia.

PM Lee mengaakan bahwa Singapura telah membuat "banyak kemajuan" dalam perang melawan Covid-19.

Namun dia mengingatkan bahwa setiap orang harus bersiap untuk lebih banyak rintangan di sepanjang jalan.

Pada hari Jumat (26/11/2021), Singapura juga mengatakan akan membatasi masuknya pelancong dengan riwayat perjalanan baru-baru ini ke tujuh negara Afrika menyusul merebaknya Omicron.

Semua pemegang pass jangka panjang dan pengunjung jangka pendek dengan riwayat perjalanan dalam 14 hari sebelumnya 7 negara Afrika tidak diizinkan memasuki Singapura atau transit di negara itu.

Negara tersebut adalah  Botswana, Eswatini, Lesotho, Mozambik, Namibia, Afrika Selatan, dan Zimbabwe.

WHO pada hari Jumat menyatakan Omicron sebagai "varian kekhawatiran", menempatkannya dalam kategori yang sama dengan varian Delta.

Baca Juga: Tim Kesehatan Biden Rapat Darurat Bahas Omicron, Kian Genting?

Varian baru dianggap berpotensi lebih berbahaya karena memiliki mutasi sekitar dua kali lebih banyak daripada Delta. Namun para ahli mengatakan seberapa besar kekhawatiran masih dalam penyelidikan. 

Omicron, juga disebut B.1.1.529, juga telah terdeteksi di Belgia, Israel dan Hong Kong, dan mungkin di Jerman dan Republik Ceko.

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini