Ngeri-Ngeri Sedap! Erick Thohir Bongkar Nasib Garuda Indonesia, Gimana Caranya Bisa Selamat?

Ngeri-Ngeri Sedap! Erick Thohir Bongkar Nasib Garuda Indonesia, Gimana Caranya Bisa Selamat? Kredit Foto: Sufri Yuliardi

Menteri BUMN, Erick Thohir, mengungkapkan kondisi terkini PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA). Maskapai penerbangan pelat merah itu menanggung utang senilai US$7 miliar atau setara dengan Rp100 triliun. Sebagian besar utang tersebut merupakan utang penyewa pesawat (lessor). 

Baca Juga: Heboh Sewa Pesawat 2X Lipat Lebih Mahal, Pembelaan Garuda: Kalo Dibandingkan Ya Pastinya....

Dengan kondisi tersebut, Erick mengatakan pihaknya akan fokus untuk menyelamatkan dan memulihkan Garuda Indonesia, salah satunya dengan restrukturasi utang. Erick juga menyebut ada kasus korupsi di tubuh Garuda, meskipun ia tidak mendetailkan lebih jauh mengenai hal itu.  Baca Juga: Caplok Bank Fama, Perusahaan Milik Konglomerat Eddy Sariaatmadja Habiskan Duit Rp908 Miliar!

"Negosiasi utang-utang Garuda yang mencapai US$7 miliar karena leasing cost termahal yang mencapai 26% dan juga (kasus) korupsi. Ini lagi dinegosiasikan dengan para lessor," tegas Erick secara resmi pada Kamis, 4 November 2021 kemarin. 

Erick menambahkan, pemerintah melalui Kementerian BUMN terbuka atas opsi-opsi lain dalam pemulihan Garuda Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukan ialah memperkuat kerja sama antara Garuda Indonesia dan Emirates Airlines dalam memenuhi rute penerbangan dalam negeri. Melalui kerja sama tersebut, Garuda Indonesia dapat fokus pada bisnis penerbangan di rute domestik dan pelanggan Garuda Indonesia tetap bisa menjelajahi rute internasional melalui Emirates Airlines. 

"Bagaimanapun juga, kita tidak bisa tinggal diam, bukan? Yang namanya usaha dan mencari solusi harus tetap dipikirkan, termasuk juga menyusun strategi dan fokus baru untuk bisnis penerbangan domestik Garuda," sambungnya.

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini