Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Dianggap Terlalu Menakutkan, Sekolah di New York Larang Siswanya Berkostum Squid Game

Dianggap Terlalu Menakutkan, Sekolah di New York Larang Siswanya Berkostum Squid Game Kredit Foto: Netflix
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pada awal bulan Oktober, Netflix mengumumkan bahwa Squid Game menjadi serial streaming terbesar dengan lebih dari 111 juta penonton, melampaui serial terlaris, “Bridgerton”. Serial bergenre thriller ini memulai debutnya pada 17 September 2021 dan menjadi kesuksesan yang mengejutkan bagi Netflix.

Sayangnya, kostum merah yang ditampilkan dalam serial tersebut dianggap tidak pantas untuk dikenakan oleh siswa sekolah dasar. Sebuah distrik sekolah di New York mengambil tindakan terhadap siswa yang menggunakan kostum merah menyala khas Squid Game tersebut. Pengawas setempat beralasan bahwa hal ini memiliki potensi sebagai pesan kekerasan.

Berdasarkan CNY Central, kepala sekolah dari Sekolah Dasar Mott Road, Enders Road, dan Fayetteville di Upstate, New York, pihaknya mengirimkan email kepada orang tua murid berisi larangan bermain permainan yang mengandung konten Squid Game ketika jam istirahat. Pihaknya juga tidak mengizinkan siswanya memakai kostum Halloween yang terinspirasi dari serial tersebut.

"Pedoman sekolah mereka tidak mengizinkan kostum yang menampilkan barang-barang yang dapat diartikan sebagai senjata, seperti pedang atau sejata mainan. Kostum juga tidak boleh terlalu berwarna merah atau menakutkan agar tidak menakuti siswa kita yang lebih muda," ungkap Pengawas Distrik Sekolah Fayetteville-Manlius, Dr Craig Tice, dilansir dari people, Senin (1/11).

Menanggapi hal tersebut, seorang juru bicara Netflix mengatakan, Squid Game diberi rating TV-MA dan ditujukan untuk pemirsa dewasa.

"Kami menawarkan kepada orang tua berbagai macam ‘parental controls’ untuk membuat pilihan yang tepat untuk keluarga mereka,” ucap sumber tersebut.

Namun, pengawas Sekolah Umum White Plain New York, Joseph Ricca, mengatakan kepada WLNY bahwa mereka tidak akan melarang kostum Squid Game.

“Kami memahami bahwa berbagai jenis kostum memiliki jenis pengalaman dan hubungan sejarah yang berbeda, dan sulit untuk memilih satu jenis kostum tertentu dan mengatakan bahwa itu tidak diperbolehkan,” kata Ricca.

Menurut konselor profesional berlisensi, Rebecca Cowan mengatakan kepada majalah Parents bahwa para ibu, ayah, dan wali harus melihat tren Squid Game sebagai cara untuk mengajari anak-anak tentang kebaikan.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Editor: Ferry Hidayat

Tag Terkait:

Bagikan Artikel:

Video Pilihan