Kalau Yudo Margono Jadi Panglima TNI 2021: Cukup Banyak Pengalaman dan Paling Depan Soal...

Kalau Yudo Margono Jadi Panglima TNI 2021: Cukup Banyak Pengalaman dan Paling Depan Soal... Kredit Foto: GenPI

KASAL Yudo Margono disebut-sebut bakal bersaing ketat dengan KASAD Jenderal Andika Perkasa untuk menjadi Panglima TNI 2021.

Menurut Co-founder Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi, Yudo sangat layak menjadi pengganti Panglima TNI Hadi Tjahjanto. Hadi yang merupakan Panglima TNI saat ini akan pensiun pada November 2021.

Baca Juga: Akhirnya Sinyal Kuat Jenderal Andika Perkasa jadi Panglima TNI, Nih Buktinya...

Khairul menjelaskan Yudo mempunyai keunggulan, terutama dalam pengalaman dan menangani pandemi virus corona (Covid-19).

"Yudo cukup banyak pengalaman dan paling depan menanggulangi Covid-19," kata Khairul sebagaimana dikutip dari GenPI.co.

Menurut Khairul, manuver Yudo Margono saat pandemi Covid-19 melanda Indonesia patut diapresiasi. Dia mencontohkan keputusan Yudo mengerahkan kekuatan militer untuk membentengi laut Indonesia.

Saat ini pun virus corona belum enyah dari Indonesia. Hal itulah yang membuat Yudo Margono pantas menjadi Panglima TNI baru.

"Karena pandemi belum berakhir, saya rasa beliau cukup ideal jadi Panglima TNI," ucap Khairul.

Khairul juga mengapresiasi ketegasan Yudo dalam menegakkan hukum di TNI AL. Dia berkaca pada sikap Yudo yang sangat tegas saat ada kasus penyimpangan di TNI AL.

"Kasus LGBT di AL langsung ditindak oleh KSAL," kata Khairul.

Menurut Khairul, sikap itu merupakan bukti nyata Yudo Margono patuh terhadap hukum. "Jadi, dia yang tegak lurus menindak pelanggaran asusila tersebut," ucap Khairul.

Baca Juga: Potret Ini Bikin Terang Benderang! Panglima TNI yang Baru Pilihan Jokowi Jatuh kepada....

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini