Netizen Tanah Air Ikut-ikutan Sentil Menag Yaqut, Mundur Saja Pak! Mundur...

Netizen Tanah Air Ikut-ikutan Sentil Menag Yaqut, Mundur Saja Pak! Mundur... Kredit Foto: Twitter/Yaqut Cholil Qoumas

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas terus diterjang kritik dari berbagai kalangan buntut menyebut Kemenag adalah hadiah negara untuk Nahdlatul Ulama (NU).

Yaqut sebelumnya telah mengklarifikasi terkait pernyataan itu. Dia menyampaikan klarifikasi lewat keterangan tertulis dan video. Dia mengatakan pernyataan itu disampaikan hanya untuk forum internal dengan tujuan memberikan semangat kepada para santri.

Baca Juga: 'Ocehan Murahan' Menag soal Kado untuk NU, Pentolan 212 Minta Polisi Segera Tangkap Yaqut!

“Itu saya sampaikan di forum internal. Intinya, sebatas memberi semangat kepada para santri dan pondok pesantren,” tutur Yaqut, Senin (25/10/2021).

Selain itu, Yaqut menegaskan bahwa Kementerian Agama yang saat ini dipimpinnya milik semua agama.Pernyataan Yaqut kemudian mendapat kritik penguna akun media sosial Tiktok @anifahsuryani lewat sebuah video.

"BTW (by the way) si Bapaknya (Menag Yaqut) udah langsung klarifikasi kalau misalkan Kementerian Agama itu milik semua agama dan alasannya pernyataan itu disampaikan di internal NU saja untuk memotivasi mereka. Oke kalau begitu orang-orang radikal yang bapak pikirkan juga mereka hanya memotivasi di internalnya mereka gitu begitu konsep yang bapak bilang," kata pengguna akun akun TikTok @anifahsuryani, Rabu (27/10/2021).

Baca Juga: Anak Buah Habib Rizieq Dapat Momentum Serang Menag Yaqut: Terhadap NU Sendiri Pun Dia Gagal Paham

"Saya pikir di Indonesia itu yang paling bahaya itu adalah orang-orang radikal yang seperti bapak sampaikan, tapi ternyata ada yang lebih bahaya klaim-klaim kalau ternyata Menteri Agama itu hanya milik NU saja," singgungnya.

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di Akurat Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Akurat. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Akurat.

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini