Langkah Jokowi Top Markotop, Mafia PCR Dibuat Tak Berkutik: Beliau Tahu Ada yang Enggak Benar

Langkah Jokowi Top Markotop, Mafia PCR Dibuat Tak Berkutik: Beliau Tahu Ada yang Enggak Benar Kredit Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden

Aktivis Pro Jokowi (Projo) Panel Barus menyoroti dugaan mafia tes PCR bagi penumpang pesawat. Menurutnya, dugaan tersebut terlihat jelas ketika penurunan harga tes PCR bisa diperketat hingga di bawah Rp500 ribu.

"Pada awal covid-19 tes PCR bisa mencapai di atas Rp2 juta bahkan hingga Rp4 juta. Nah, jika Pak Jokowi minta di bawah Rp500 ribu, itu artinya ada disparitas harga yang cukup ekstrem," ucap Panel sebagaimana dikutip dari GenPI.co.

Baca Juga: 41 Ribu Orang Teken Petisi, Tolak Wajib Tes PCR untuk Penerbangan

Panel mengatakan dengan temuan itu, masyarakat jelas dirugikan dengan harga tes PCR. Menurut dia, perbedaan itu sangat mencederai rakyat pada masa sulit pandemi covid-19.

"Artinya, berapa duit rakyat yang disedot pada masa pandemi hanya untuk masalah PCR saja? Ini, kan, kasihan rakyat," jelasnya.

Sementara itu, Panel mengungkapkan Presiden Jokowi memiliki langkah cepat dalam menanggapi polemik tersebut. Menurut Panel, ketika Presiden Jokowi meminta harga tes PCR diturunkan, artinya dia mengetahui adanya peraturan yang tidak benar untuk rakyat.

"Saya yakin alasan Jokowi menginstruksikan harga PCR bisa di bawah Rp 300 ribu, karena beliau tahu ada yang enggak benar," imbuhnya.

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini