Ahok Berpeluang Jabat Kepala Otorita IKN, Mujahid 212 Ngegas: Jadi Komisaris Aja Pertamina Rugi!

Ahok Berpeluang Jabat Kepala Otorita IKN, Mujahid 212 Ngegas: Jadi Komisaris Aja Pertamina Rugi! Kredit Foto: Instagram/Basuki Tjahaja Purnama

Pengamat Hukum dan Politik Mujahid 212 Damai Hari Lubis mengaku pihaknya keberatan jika Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjadi Kepala Otoritas Ibu Kota Negara (IKN).

Damai menyebut Ahok tak punya kapasitas untuk memimpin wilayah di Ibu Kota Negara itu, rekam jejak kinerja kata Damai kerap bermasalah.

Damai menegaskan, kinerja Ahok setelah didapuk jadi bos di Pertama juga tidak berjalan mulus sampai sekarang, bukannya untung, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu lanjut Damai justru merugi di tangan Ahok. Baca Juga: PDIP Lantang: Pak Anies Benahi Transportasi DKI Dong, Jangan Fokus ke 2024, Pilpres Masih Lama!

"Ahok patut diragukan profesionalismenya atau incredible karena selaku komisaris, nyata pertamina merugi," kata Damai ketika dikonfirmasi Populis.id, Selasa (26/10/2021).

Kawasan Ibu Kota Negara baru itu, tidak dipimpin oleh Gubernur sebagaimana di DKI Jakarta atau Provinsi lainnya di Indonesia, tetapi wilayah itu dipimpin oleh Kepala Otorita IKN. Ini adalah jabatan setingkat menteri yang dipilih dan sewaktu-waktu dapat dicopot oleh Presiden.

Selain Ahok, Presiden Joko Widodo juga telah membocorkan sejumlah nama lain yang bisa menjadi kandidat calon kepala otorita IKN, mereka adalah , Bambang Brodjonegoro, Azwar Anas, dan Karya Tumiyana.

"Kualitas Ahok dibawah rata - rata, seorang pejabat yang semestinya menjabat di BUMN yang harus profesional.Ahok menjadi salah satu titik rawan karena unsur kepercayaan masyarakat pada dirinya yang minus dapat menimbulkan faktor yang dapat membahayakan kelangsungan pada proyek IKN," tegas Damai.

Selanjutnya
Halaman

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini