Studi: Perokok yang Beralih ke Rokok Elektrik Lebih Berisiko untuk ‘Kambuh’

Studi: Perokok yang Beralih ke Rokok Elektrik Lebih Berisiko untuk ‘Kambuh’ Kredit Foto: (Foto: Ecigsuk)

Dalam usaha memulai hidup sehat dengan berhenti melakukan merokok, salah satu cara yang banyak digunakan oleh orang adalah mengganti rokok tembakau dengan rokok elektrik.

Cara ini dianggap ampuh dan efektif untuk mengurangi kecanduan dari merokok itu sendiri. Rokok elektrik juga sering dianggap tidak terlalu bahaya seperti rokok tembakau pada umumnya. Padahahl hal itu tidak sepenuhnya benar.

Tetapi mungkin anggapan-anggapan di atas tadi akan mulai pudar khususnya tentang cara mengganti rokok biasa dengan rokok elektrik. Hal ini karena studi mengungkapkan perokok yang beralih ke rokok elektrik lebih mungkin untuk ‘kambuh’ dan kembali ke rokok pada umumnya.

Baca Juga: Penting! Tidak Semua Bahan Makanan Sehat Aman untuk Kondisi Diabetes, Anda Harus Mewaspadai...

Melansir laman The Sun (19/10/21), penelitian menunjukkan bahwa mantan perokok yang beralih ke rokok elektrik lebih mungkin untuk kambuh dalam 12 bulan dibandingkan mereka yang benar-benar menghentikan nikotin.

Sebuah studi yang melacak 13.604 perokok yang menggunakan 12 produk tembakau dari 2013 hingga 2015 menemukan bahwa, dari mereka yang dapat berhenti sepenuhnya, 50 persen masih berhenti merokok setahun kemudian atau lebih.

Tetapi dari mantan perokok yang beralih ke rokok elektrik atau bantuan berhenti merokok lainnya, hanya 41,5 persen yang berhasil untuk tidak kembali ke rokok.

Baca Juga: Dahsyat! 'Hajar Balik' Hipertensi dengan Mengonsumsi Buah-buahan Berikut Ini

“Berhenti adalah hal terpenting yang dapat dilakukan seorang perokok untuk meningkatkan kesehatan.” Ucap Prof John Pierce, dari University of California

“Tetapi temuan kami menunjukkan beralih ke rokok elektrik membuatnya lebih kecil kemungkinannya, tidak lebih mungkin, untuk menjauhi rokok.” Lanjut Pierce.

Baca Juga: Dahsyat! Coba Mulai Minum Kopi Hitam Tanpa Gula, Manfaat Kesehatannya Bikin Ketagihan

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini