BUMDes di Kalimantan Timur Ini Terbangkan Lidi Sawit ke Kanada

BUMDes di Kalimantan Timur Ini Terbangkan Lidi Sawit ke Kanada Kredit Foto: Antara/Syifa Yulinnas

Biomassa kelapa sawit seperti seperti tandan, cangkang hingga pelepah sawit, dapat dimanfaatkan sebagai produk bernilai guna dan ekonomi tinggi. Salah satu potensi produk hasil olahan biomassa kelapa sawit, khususnya pelepah, yakni lidi sawit. 

Umumnya, lidi sawit hanya dimanfaatkan hanya untuk pembuatan sapu lidi. Namun seiring dengan perkembangan preferensi pasar, lidi sawit juga diolah menjadi berbagai produk kerajinan seperti piring anyaman, hiasan dinding hingga furniture bergaya tropical yang saat ini sedang banyak diminati oleh generasi muda. 

Baca Juga: Cangkang Sawit: Solusi Keandalan Bahan Baku PLTU Pengganti Batubara di Kalbar

Implikasinya, pasar lidi sawit juga turut mengalami perkembangan, tidak hanya di pasar dalam negeri, tetapi juga pasar luar negeri seperti Pakistan, Nepal, India, Bangladesh hingga Kanada.

Melansir laman Palm Oil Indonesia, pada awal Oktober 2021, empat BUMDes di Kecamatan Muarah Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur yaitu BUMDes Mekar Jaya, BUMDes Bina Mandiri, BUMDes Karya Prima, dan BUMDes Maranu, berhasil mengekspor produk lidi sawit ke Kanada. 

Lidi sawit tersebut dikumpulkan dan dibeli oleh keempat BUMDes dari pengrajin setempat dengan harga sekitar Rp2.000 per kg. Kemudian keempat BUMDes tersebut menyuplai ke PT Masagenah selaku eksportir yang telah melakukan perjanjian kerjasama dengan BUMDes tersebut. Rencananya, ekspor lidi sawit dari BUMDes Kaltim ini juga akan melakukan ekspansi pasar yaitu ke India dan Bangladesh.

Kegiatan ekspor lidi sawit dari Bumdes Kalimantan Timur ini juga termasuk ke dalam program Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) yang dikampanyekan oleh Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, dimana pada tahun ini dipusatkan di Samarinda Kaltim. Gerakan ini juga diharapkan menjadi momentum kebangkitan ekonomi Provinsi Kalimantan Timur dan Indonesia pasca Pandemi Covid-19.

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini