Strategi PPP Jaring Calon Presiden 2024 Dianggap Masuk Akal

Strategi PPP Jaring Calon Presiden 2024 Dianggap Masuk Akal Kredit Foto: Antara/M Risyal Hidayat

Direktur Eksekutif Institute for Democracy and Strategic Affairs (Indostrategic) Ahmad Khoirul Umam mengatakan, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) saat ini sedang menebar jala mencari calon untuk diusung dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Target sasarannya adalah para Gubernur wilayah Jawa seperti Anies Baswedan, Ridwan Kamil, hingga Khofifah yang tidak terafiliasi dengan partai politik tertentu.

Sebelumnya, PPP menggelar Musyawarah Nasional (Munas) muktamar ulama di Semarang, Jawa Tengah pada 17 hingga 18 Oktober 2021 dan dihadiri oleh sejumlah gubernur. Namun, Ganjar Pranowo yang merupakan gubernur setempat malah tidak ada dan hanya diwakili oleh wakilnya yang juga kader PPP.

Khoirul mengatakan, strategi yang dilakukan PPP bisa dipahami karena partai tersebut tidak memiliki tokoh atas figur pemimpin yang bisa dijual dalam kontestasi nasional. Langkah PPP untuk menemukan calon pemimpin potensial juga akan menentukan masa depan partai tersebut.

"Artinya, apakah PPP mampu bertahan di tengah ancaman degradasi elektabilitas," ujar dia yang juga Pengamat Politik dari Universitas Paramadina, Rabu (20/10).

Terkait absennya Ganjar Pranowo, kata dia, perlu dicermati lebih lanjut apakah murni karena hal teknis. Misalnya, adanya jadwal agenda atau tidak, sehingga tidak bisa hadir ke acara PPP.

Di sisi lain, ketidakhadiran Ganjar juga bisa dimaknai sebagai langkah politiknya untuk menghindari kegaduhan lebih dalam di internal PDIP. "Jika Ganjar hadir, elite PDIP akan melihatnya sebagai "kegenitan" politik Ganjar untuk menebar jala dan mencari dukungan lintas partai di luar PDIP, ujarnya.

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini