Rapor untuk Mahfud, Firli dan Yasonna di-DO dan Dapat E, Luhut Agak Mendingan

Rapor untuk Mahfud, Firli dan Yasonna di-DO dan Dapat E, Luhut Agak Mendingan Kredit Foto: Antara/Rosa Panggabean

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) memberikan rapor merah kepada pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin.

Selama dua tahun pemerintahan berjalan, BEM UI menilai banyak menteri di Kabinet Indonesia Maju yang dinilai berkinerja jelek.

"BEM UI meminta Jokowi mencopot sejumlah menteri dan pejabat yang dinilai punya nilai buruk. Tak ada menteri dan pejabat setingkat menteri yang dapat nilai baik, yang ada hanya nilai E dan D. Merah semua!," kata Ketua BEM UI Leon Alvinda Putra kepada wartawan, Rabu (20/10/2021).

Deretan menteri yang berkinerja buruk dan tak becus itu meliputi bidang UU KPK yang sudah direvisi, perkara kebebasan berekspresi, revisi UU ITE, lingkungan hidup, isu food estate, energi kotor batubara, krisis iklim, pelanggaran HAM, hingga soal pendidikan. Berikut adalah desakan BEM UI.

BEM UI meminta Jokowi mencopot Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud Md, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, dan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek-dikti) Nadiem Makarim.

BEM UI juga meminta Jokowi untuk mencopot Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin, juga mencopot Ketua KPK Firli Bahuri.

Mahfud Md mendapat nilai E dan drop out, tentu saja ini menurut BEM UI. Soalnya, BEM UI menilai Mahfud gagal. Yasonna Laoly juga mendapat nilai E dan drop out, begitu juga Siti Nurbaya Bakar dan Nadiem Makarim.

Luhut Pandjaitan mendapat nilai D dan remedial. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin juga mendapat nilai D dan diberi kesempatan remedial. Begitulah isi gambar-gambar meme yang disampaikan BEM UI.

Jaksa Agung ST Burhanuddin mendapat nilai E dan drop out, Ketua KPK Firli Bahuri juga mendapat E dan drop out. Polri diberi BEM UI nilai D dan remedial.

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini