Anies Baswedan Dapat Rapor Merah, Anak Buahnya Langsung Pasang Badan

Anies Baswedan Dapat Rapor Merah, Anak Buahnya Langsung Pasang Badan Kredit Foto: Instagram/Anies Baswedan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendapat rapor merah dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta. Rapor merah diberikan untuk Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini lantaran dinilai tak memenuhui sejumlah janji kampanye Pilkada DKI 2017 lalu selama 4 tahun menjadi Gubernur DKI.  Anies Baswedan bahkan disebut cenderung malanggar janjinya sendiri.

Catatan tak mengenakan itu bahkan diantarkan langsung LBH Jakarta ke kantor Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (18/10/2021).

Terkait rapor merah Anies Baswedan itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Asisten Pemerintahan Setda Provinsi DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko menjelaskan bahwa kedatangan LBH Jakarta merupakan bagian dari penyampaian aspirasi warga untuk pemerintahan.

Baca Juga: Anies Dapat Rapor Merah, Pasukan Bu Mega Teriak Girang: Paslah Itu, Dia Sudah Ingkar Janji!

Sigit juga menegaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta amat terbuka dengan semua aspirasi, di mana Pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk memfasilitasi semua aspirasi dari warga termasuk kritik.

“Saya sampaikan kepada mereka bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terbuka akan kritik. Kami semua memberikan kesempatan dan memfasilitasi semua warga untuk menyampaikan (kritik),” kata Sigit kepada Populis.id, Senin (18/10/2021).

LBH menyorot 10 hal selama empat tahun kepemimpinan Anies Baswedan di Jakarta, hal - hal yang disorot tersebut, seperti penggusuran, reklamasi yang masih berlanjut hingga sekarang ini, pengadaan hunian murah meriah Rumah Dp Rp0 hingga penanganan banjir Ibu Kota.

Sigit mengaku, pihaknya segera mempelajari catatan LBH tersebut, agar segera ditindaklanjuti di lapangan.

“Akan kami pelajari untuk sesegera mungkin kami berikan respon dan klarifikasi. Kami tentu memandang teman-teman LBH Jakarta adalah pribadi yang obyektif, karenanya kami tidak ingin berpolemik dengan apa yang digagas (LBH),” tandasnya.

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini