Soal Calon Panglima TNI, Komisi I DPR: Tak Perlu Buru-Buru Pak Jokowi...

Soal Calon Panglima TNI, Komisi I DPR: Tak Perlu Buru-Buru Pak Jokowi... Kredit Foto: GenPI

Ketua Komisi I DPR RI, Meutya, mengatakan bahwa Presiden Jokowi tak perlu buru-buru mengajukan nama calon Panglima TNI untuk menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto.

"Kurang lebih awal-awal November, begitu yang saya dengar terakhir," ujar Meutya Hafid, melansir GenPI.co, Selasa (19/10).

Baca Juga: Mendakak Fahri Hamzah Sentil Pemerintah Jokowi Soal Proyek Kereta Cepat

Menurut politikus Golkar itu, sesuai ketentuan Komisi I DPR RI, masih ada waktu untuk menunggu usulan Presiden Jokowi sebelum melakukan uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test.

"Memang masih ada waktu sampai akhir November prosesnya. Jadi tidak harus diburu-buru juga, ini keputusan penting kita memilih Panglima TNI," bebernya.

Meutya mengatakan bahwa saat ini DPR RI masih memasuki masa reses sehingga proses-proses politik parlemen akan kembali dimulai pada awal November saat reses berakhir. "Kita punya waktu sampai di akhir masa November sebetulnya," terangnya.

Marsekal Hadi akan memasuki masa pensiun saat masuk usia 58 tahun pada 8 November. Akan tetapi, dia akan menjabat sampai akhir bulan kelahiran.

Isu calon Panglima TNI makin menguat, kabarnya ada dua nama, yakni KSAD Jenderal Andika Perkasa dan KSAL Yudo Margono. Namun, sejumlah pengamat memprediksi Presiden Jokowi lebih memilih calon Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini