Soal Banjir Mas Anies Disebut Cuma Banyak Teori, Wakilnya Sebut DPRD DKI Jakarta dan Masyarakat

Soal Banjir Mas Anies Disebut Cuma Banyak Teori, Wakilnya Sebut DPRD DKI Jakarta dan Masyarakat Kredit Foto: Sufri Yuliardi

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menegaskan bahwa program penanganan banjir di ibu kota sudah sepengetahuan DPRD. Riza rupanya ingin menegaskan bahwa Pemprov DKI tidak berjalan sendirian.

Seluruh rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) disusun dengan melibatkan anggota dewan. Pernyataan itu dia sampaikan untuk menjawab kritik fraksi PDIP DPRD DKI yang menyebut Gubernur DKI Anies Baswedan terlalu banyak berteori dan beretorika dalam mengantisipasi musim banjir tahun ini.

Baca Juga: Mas Anies Didukung Nyapres, Eh PDIP Nyamber: 4 Tahun Cuma Menghasilkan Patung Sepeda

"Ya Pemprov DKI Jakarta itu kan dalam melaksanakan program apapun, tidak hanya banjir, pendidikan, kesehatan itu kan programnya kan disusun bersama dengan DPRD dibuat dalam RPJMD didukung oleh Perda dan ketentuan lainnya," katanya kemarin.

Pun begitu masyarakat. Program-program yang disusun bersama DPRD juga bisa diketahui langsung oleh masyarakat. Pemprov DKI, kata dia, sudah cukup transparan dengan program-program yang dijalankan setiap tahunnya.

 "Jadi semua program itu sebenarnya kita semua tahu dan masyarakat bisa mengetahui programnya apa tahun ini, tahun depan, dan selanjutnya, tahun-tahu sebelumnya bisa dicek bahkan berapa anggarannya, untuk apa saja silakan ya, sangat terbuka silakan cek di website dan lain-lain semua sangat terbuka," ungkapnya. 

Pemprov DKI, kata dia, bahkan mengapresiasi bila ada masukan terkait program penanganan banjir. Termasuk masukan dari anggota DPRD DKI. Pemerintah membuka diri untuk mendapatkan usul dan saran konstruktif untuk program penanganan banjir. 

"Kita ini Pemprov DKI Jakarta sangat transparan terbuka silakan masyarakat bisa mengecek bertanya, berdiskusi, berdialog, dan kami sangat senang apabila ada rekomendasi masuk-masukan yang konstruktif terkait program penanganan pengendalian pencegahan banjir, tentu kita harapkan itu datang dari masyarakat ya," ujarnya. 

Dia menegaskan, visi pembangunan DKI sebagai kota kolaboratif merupakan wajah ibu kota baru saat ini. Karena itu, Pemprov DKI tak menutup diri dari kemungkinan berkolaborasi dengan siapa pun yang ingin membangun Jakarta menjadi semakin baik lagi.

"Karena kita ini kota kolaborasi, kita ingin bersinergi dengan semua pihak instansi dan masyarakat dan kita ingin berkolaborasi sebaik mungkin dengan semua kelompok, ya," ungkapnya. 

Lihat Sumber Artikel di Akurat Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Akurat. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Akurat.

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini