Riau: Tingginya Harga Sawit Berpengaruh Terhadap Penerimaan Negara

Riau: Tingginya Harga Sawit Berpengaruh Terhadap Penerimaan Negara Kredit Foto: Antara/Akbar Tado

Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Provinsi Riau mengatakan, hingga triwulan III-2021, telah menghimpun penerimaan negara sebesar Rp11,7 triliun atau 71,05 persen dari target Rp16,468 triliun yang ditetapkan pemerintah pusat.

Kepala Kanwil DJP Riau, Farid Bachtiar mengatakan, jika dibandingkan periode yang sama di tahun 2020, penerimaan yang dikumpulkan oleh Kanwil DJP Riau hingga triwulan III ini mengalami pertumbuhan sebesar 17,78 persen. 

Baca Juga: Kurangi Impor, Pemerintah India Dorong Produksi Sawit Dalam Negeri

“Tingginya perolehan penerimaan pajak didorong oleh tingginya harga sawit. Sawit menjadi sektor paling berperan dalam perekonomian di Riau,” kata Farid, dilansir Elaeis.co. 

Dijelaskannya, tingginya harga tandan buah segar (TBS) sawit dan minyak sawit mentah (CPO) sangat berpengaruh terhadap penerimaan negara dari sektor pajak. 

“TBS dan produk olahannya berupa CPO itu kan barang kena pajak. Di sana dikenakan objek PPN. Oleh karena itu, dengan tingginya harga sawit tadi, membuat lonjakan terjadi pada jenis pajak PPN. Memang PPN ini yang tumbuh cukup besar,” urainya.

Menurutnya, penerimaan dari sektor sawit tumbuh sekitar 39 – 40 persen. “PPN itu pajak yang ada di lapangan dari kegiatan ekonomi, transaksi, penjualan TBS, dan ekspor CPO. Ini yang kemudian mendorong penerimaan pajak kita,” jelasnya.

Selain sawit dan produk turunannya, penerimaan tersebut juga berasal dari setoran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang sudah mencapai target. “Kenaikan harga sawit juga menjadi momentum bagi Kanwil DJP Riau untuk mengejar target PBB yang telah ditetapkan. Ini terealisasi berkat tingginya harga sawit,” ujarnya.

Dia menambahkan, tingginya penerimaan negara hingga triwulan III-2021 sejalan dengan pemulihan ekonomi Riau. Pada semester I-2021, pertumbuhan ekonomi Riau tercatat 5,3 persen dan saat ini sudah mencapai 17,78 persen.

“Pertumbuhan ekonomi Riau paling tinggi se-Sumatera,” tutupnya. 

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini