Pandemi, Panorama Kembangan Bisnis Travelpeneur dengan Konsep Adaptasi Kebiasaan Baru

Pandemi, Panorama Kembangan Bisnis Travelpeneur dengan Konsep Adaptasi Kebiasaan Baru Kredit Foto: Antara/M Risyal Hidayat

PT Panorama Sentrawisata Tbk (Panorama), melalui program Panorama Agent, meluncurkan bisnis dengan model travelpeneur yang mengadaptasi pola kebiasaan baru akibat pandemi. Model ini memungkinkan para travelpeneur bekerja secara jarak jauh dengan jam kerja fleksibel.

"Travelpeneur merupakan suatu program untuk meningkatkan semangat kewirausahaan di bidang pariwisata, baik tingkat nasional maupun internasional," kata AB Sadewa, Corporate Secretary PT Panorama Sentrawisata Tbk, dalam konferensi pers virtual, Selasa (12/10/2021).

Baca Juga: Dubai Expo 2020 Dongkrak Sektor Pariwisata Indonesia

Dalam program ini, tiap orang yang bergabung sebagai travelpreneur akan dibekali akses untuk melayani pelanggan terkait pembelian produk tur, layanan VISA, hingga asuransi perjalanan yang mencakup risiko Covid-19.

Dalam kesempatan yang sama, CEO Panorama JTB Hellen Xu mengungkapkan, pihaknya menargetkan akan ada 1.000 travelpeneur yang bergabung pada 2022 mendatang. Sementara itu, sejak diluncurkan pada Agustus lalu, jumlah travelpeneur yang bergabung telah mencapai 200 orang.

"Kami optimis makin banyak yang bergabung menjadi Panorama Agent seiring dengan permintaan pasar yang meningkat. Tentunya kami juga membuat aplikasi khusus berbasis aplikasi digital agar dapat memberikan kemudahan bagi para agen melakukan penjualan, negosiasi, closing deal, hingga ketika tamu sedang menikmati liburan," papar Hellen.

Lebih lanjut, Hellen mengatakan, Panorama Agent yang bergabung diharapkan dapat berkontribusi pada segmen leisure dengan peningkatan tamu yang ditangani sekitar 30%. Sementara itu, para Panorama Agent tidak dibebankan dengan ketentuan target penjualan.

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini