Kisah Perusahaan Raksasa: Shaanxi Coal, Perusahaan Batu Bara Terbesar Ketiga di China

Kisah Perusahaan Raksasa: Shaanxi Coal, Perusahaan Batu Bara Terbesar Ketiga di China Kredit Foto: International Mining

Shaanxi Coal and Chemical Industry Group Co Ltd adalah salah satu perusahaan raksasa yang menjalankan bisnis batu bara. Total pendapatannya dalam bisnis itu, menurut Fortune Global 500 tahun 2020, mencapai 43,79 miliar dolar AS.

Kinerja Shaanxi Coal pada tahun 2019 dan 2020 sangat apik. Total pendapatan (revenue) perusahaan tahun 2020 naik 3,3 persen dari sebelumnya sebesar 42,41 miliar dolar. Untuk keuntungan (profit) perusahaan tercatat naik 23,3 persen menjadi 119 juta dolar untuk tahun 2020 dari sebelumnya hanya sekitar 90 juta dolar per tahun.

Baca Juga: Kisah Perusahaan Raksasa: Muncul Berkat Petani, Nationwide Insurance Kini Salah Satu Terbesar di AS

Shaanxi mencatat kenaikan aset yang cukup baik menjadi 78,75 miliar dolar tahun 2020 dari sebelumnya sekitar 72,96 miliar dolar tahun sebelumnya. Dan yang terakhir, produsen batu bara asal China ini membukukan 7,55 miliar dolar untul total ekuitasnya.

Kinerja Shaanxi jika diukur dari finansialnya pada masa sekarang bisa diartikan bahwa bisnis batu bara kembali ramai. Akan tetapi bagaimana kinerjanya pada tahun-tahun yang lalu? 

Lebih lanjut, kisah perjalanan Shaanxi Coal akan diulas secara ringkas oleh Warta Ekonomi pada Jumat (1/10/2021) dalam artikel perusahaan raksasa sebagai berikut.

Bisnis Shaanxi Coal dimulai pada 2005 ketika di tahun ini pula perusahaan secara resmi berdiri. Sektor industrinya meliputi pertambangan, kimia batu bara, pembangkit listrik, peleburan baja, manufaktur mesin, konstruksi bangunan, investasi kereta api, teknologi, dan keuangan.

Sementara itu fokus Shaanxi tetap pada produksi batu bara, gas alam dan minyak mentah. Ini dilakukannya sepanjang perusahaan berdiri hingga 2009.

Per 2011, Shaanxi merupakan perusahaan batu bara terbesar ketiga di China. Pada tahun 2011, peringkat 158 di antara 500 perusahaan teratas China dan ke-35 di antara 200 perusahaan paling efisien di China dan pertama di antara perusahaan paling efisien Shaanxi, menduduki peringkat sebagai perusahaan publik terbesar ke-805 di dunia. 

Pada 2012, Grup memiliki atau memiliki saham di hampir 60 perusahaan dengan total 136.000 karyawan. Ia juga mengoperasikan bisnis selain di China juga ini telah berinvestasi di pabrik pupuk di Argentina dan berencana untuk berinvestasi di tambang batu bara di Australia.

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini