Pfizer Telah Memulai Studi Menguji Obat Antivirus untuk Pencegahan Infeksi Covid-19

Pfizer Telah Memulai Studi Menguji Obat Antivirus untuk Pencegahan Infeksi Covid-19 Kredit Foto: AP Photo/Stew Milne

Setelah banyaknya tersedia varian atau merk vaksin yang dapat membantu menguatkan imun tubuh dari seangan Covid-19, kehadian obat khusus untuk Covid-19 masih sangat dibutuhkan. Sayangnya sampai saat ini belum ada paten mutlak tentang obat khsusus Covid-19.

Perusahaan farmasi besar berlomba untuk bisa menjadi yang pertama menghadirkan ‘obat Covid-19’ salah satunya Pfizer Inc.

Baca Juga: Apa Benar Gula Menjadi Penyebab Utama Diabetes? Ternyata…

Melansir laman Reuters (27/9/21), Pfizer Inc (PFE.N) mengatakan bahwa pihaknya telah memulai studi tahap pertengahan hingga akhir yang menguji obat antivirus oral yang diselidiki untuk pencegahan infeksi COVID-19 di antara mereka yang telah terpapar virus corona.

Perusahaan dan para pesaingnya, termasuk Merck & Co Inc (MRK.N) yang berbasis di AS dan farmasi Swiss Roche Holding AG (ROG.S), telah berlomba untuk mengembangkan pil antivirus pertama untuk COVID-19.

Pfizer mengatakan akan mempelajari obat, PF-07321332, pada hingga 2.660 peserta dewasa sehat berusia 18 tahun ke atas yang tinggal di rumah yang sama dengan individu dengan infeksi COVID-19 bergejala yang dikonfirmasi.

Baca Juga: Catat! Gula dalam Buah dan Pemanis Alami Tidak Menghasilkan Efek yang Sama pada Kasus Diabetes

Uji coba akan menguji PF-07321332 dengan ritonavir dosis rendah, obat lama yang banyak digunakan dalam pengobatan kombinasi untuk infeksi HIV.

Merck dan mitranya Ridgeback Biotherapeutics mengatakan awal bulan ini bahwa mereka telah mulai mendaftarkan pasien dalam uji coba tahap akhir dari obat eksperimental molnupiravir mereka untuk pencegahan infeksi COVID-19. Baca selengkapnya

Baca Juga: Bahaya! Duh… Kelompok Anti Vaksin Menyuarakan Penderita Covid-19 untuk ‘Menjauh’ dari ICU

Pfizer juga mengatakan awal bulan ini bahwa mereka memulai uji coba tahap pertengahan hingga akhir PF-07321332 untuk pengobatan COVID-19 pada pasien dewasa yang tidak dirawat di rumah sakit dan bergejala.

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini